Subhanallah, Dokter Ini Rela Tinggalkan Karirnya Demi Menyebarkan Pesan Cinta Islam

Dian Fitriyanah, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 10 614 2115321 subhanallah-dokter-ini-rela-tinggalkan-karirnya-demi-menyebarkan-pesan-cinta-islam-MEoCJtahJY.jpg Dokter Al-Ninowy rela melepaskan karir demi mengajarkan Islam yang penuh cinta kasih (Foto: About Islam)

Seorang dokter, pakar anestesi Muhammad Al-Ninowy baru saja lulus dari sekolah kedokteran di Universitas Illinois pada 2001. Ia juga sedang mengajar di Georgia Gwinnett College kala itu, ketika Tragedi 9/11 menghantam Amerika Serikat, menewaskan banyak orang di New York.

Alih-alih mengejar karir sebagai seorang dokter anestesi, akhirnya Al-Ninowy malah memilih mengajarkan dan mendidik orang lain mengenai ajaran Islam yang cinta damai dan mulia. Ia berjuang keras memerangi islamofobia yang mulai menyebar usai terjadinya Tragedi 9/11.

 Al-Ninowy

Dilansir dari situs About Islam pada Kamis (10/10/2019), selama beberapa dekade terakhir, Al-Ninowy melakukan perjalanan ke berbagai wilayah untuk menyebarkan pesan cinta Islam sebab banyak orang yang islamofobia. Padahal Islam adalah agama yang cinta damai.

"Saya merasa itu adalah panggilan saya", katanya.

"Iman yang saya bangun bukanlah iman yang digambarkan di televisi pada saat itu yang penuh kekerasan. Saya tidak dapat membayangkan bahwa agama yang didasarkan oleh cinta dan kasih sayang tanpa syarat dapat di gunakan sebagai pembenaran untuk melakukan kekerasan," terang Al-Ninowy.

Sejak tahun 2001, ia rutin mengadakan lokakarya, seminar yang intensif mengenai dasar iman Islam, yakni cinta dan kasih sayang tanpa syarat.

Pada 2013, Al-Ninowy mendirikan Madinah Institute, sebuah masjid, pusat kebudayaan Islam, juga sekolah. Tempat ini jadi tempat belajar para pemimpin Islam di masa depan dalam lingkungan Amerika dengan teologi cinta kasih.

Baru-baru ini Al-Ninowy menulis 'The Book of Love' yang membahas komponen spiritual Islam dan agama pada umumnya.

“Saya yakin, konsepsi yang salah mengenai Islam itu ada kaitannya dengan pendidikan. Makanya kami berusaha mengajarkan untuk mencintai Allah, untuk mencintai manusia," ujar Al-Ninowy.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini