Share

Humor Gus Dur, Demo Akal-akalan

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 20 Oktober 2019 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 19 614 2119167 humor-gus-dur-demo-akal-akalan-KYmTEcr2JL.jpg Humor Gus Dur Selalu Bikin Riang Gembira

Humor Gus Dur tak lekang oleh ruang dan waktu. Meski sudah lama berpulang ke rahmatullah, cerita dan sepak terjang Presiden RI ke-4 itu masih terus dikenang dan menghadirkan gelak tawa bagi siapa saja. Kali ini humor Gus Dur berkaitan dengan aksi demo, simak kelucuannya.

Suatu ketika sebelum jadi presiden, Gus Dur pernah meminta para pengikutnya untuk mendemonya. Mereka adalah para aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Seperti dikutip dari akun instagram Santri Nasionalis, tentu instruksi Gus Dur bikin geleng-geleng kepala.

Sebagai bagian dari keluarga besar NU, tentunya kebijakan PMII dan IPNU tak mungkin bertentangan dengan Gus Dur, kalau sampai terjadi itu ibarat anak melawan orangtua sendiri. Kultur ketakziman bagi yang lebih muda, khususnya santri kepada orang tua: ulama atau kiai, begitu kental di NU dan dunia pesantren, sampai saat ini.

Namun, ada yang aneh dengan Gus Dur yang saat itu menjabat sebagai ketua umum PBNU. Hal ini diceritakan oleh almarhum KH Bukhori Masruri (alias Abu Ali Haidar) Semarang, pencipta lagu-lagu Nasida Ria yang melegenda, dalam ceramahnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Saat itu, bangsa Indonesia akan memilih pemimpin baru. Poros Tengah yang dikomandani oleh Amien Rais mengusulkan nama Gus Dur sebagai calon Presiden Republik Indonesia selanjutnya.

Tak lama berselang kemudian, tetiba ada demo yang dilakukan para anggota IPNU dan PMII. Mereka berorasi dan membawa spanduk bertuliskan, "Gus Dur, jangan mau jadi Presiden! Itu hanya akal-akalan Amien Rais", begitulah isi tulisannya.

Inti dari orasi itu adalah IPNU dan PMII menolak Gus Dur bakal dicalonkan sebagai presiden karena hanya akan dibuat main-main. Kiai Bukhori yang setelah itu berada di kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, kemudian bertemu dengan para pendemo tersebut. Ia penasaran, kemudian bertanya kepada salah satu dari mereka.

"Kamu ngapain demo? Siapa yang menyuruh?" tanya Kiai Bukhori serius. "Gus Dur yang menyuruh, Kiai," jawabnya.

Lalu Kiai Bukhori semakin bertanya-tanya dalam hati: kok Gus Dur yang meyuruh, keperluannya untuk apa?

Ketika demo itu selesai, muncul statement dari Amin Rais yang menegaskan bahwa Poros Tengah tidak main-main mengusung Gus Dur sebagai calon presiden Republik Indonesia.

Mengetahui hal itu, Kiai Bukhori yang bersahabat karib dengan Gus Dur sedari kecil itu pun berseloroh: "Oalah, ya memang statement itulah yang diharapkan. Dasar Gus Dur ini memang kancil, banyak akalnya!"

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini