Seperti dilansir dari website Kemenag, Muchlis mengatakan, keberadaan pangkalan data ini bertujuan untuk memperkenalkan khazanah mushaf Alquran Nusantara sebagai bagian dari warisan dunia Islam.
Tujuan lainnya adalah menyediakan infrastruktur kajian mushaf Alquran Nusantara yang dapat dimanfaatkan secara luas. “Kami juga ingin memudahkan akses berbagai koleksi mushaf Alquran Nusantara bagi para mahasiswa, dosen, peneliti dan masyarakat umum,” ujarnya.