Fachrul Razi Tak Diundang ke Puncak Hari Santri, Ini Sikap Resmi Kemenag

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 614 2123171 fachrul-razi-tak-diundang-ke-puncak-hari-santri-ini-sikap-resmi-kemenag-2cbQ5lGJVz.jpg Menteri Agama Fachrul Razi. Foto: Arif Julianto/Okezone

PENGURUS Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur(PWNU Jatim) menggelar Puncak Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di Surabaya. Namun Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi tak diunggang ke acara yang digelar Sabtu lalu tersebut.

Ketua Panitia Hari Santri Nasional 2019 PWNU Jati KH Abdussalam Sokhib mengatakan, pihaknya tidak mengundang tokoh yang bukan santri, termasuk Menag Fachrul Razi.

Menurut Wakil Ketua PWNU Jawa Timur itu, Fachrul Razi tidak ada kaitannya dengan Hari Santri. “Tidak relevan,” kata Gus Salam, pangilan akrab Pengasuh Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang ini sebagaimana dilansir dari laman resmi PWNU Jatim, Selasa (29/10/2019).

Sehari sebelumnya, Gus Salam telah menyatakan, panitia tidak mengundang Fachrul ke acara Puncak HSN 2019 itu dengan alasan kesantria Fachrul Razi diragukan.

Pada Hari Santri yang diundang adalah kader-kader santri, seperti Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wamenag Zainut Tauhid.

“Saya belum pernah tahu beliau (Menag Fachrul Razi) pakai sarung. Saya khawatir undangannya tidak sampai,” kata kata Gus Salam.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia juga mengatakan Fachrul bukan kader NU karena tak pernah jadi anggota Ansor, IPNU, ISNU, IPPNU maupun Muslimat, misalnya. Lantaran tidak punya kualifikasi itu, Menteri Agama tidak diundang. “Kalau ngaku warga (NU) ya monggo, kami tak bisa mencegah kalau (mengaku) warga (NU).”

Menteri Agama Fachrul Razi tidak diundang karena dua alasan. Namun, Gus Salam tak merinci soal pengangkatan Fachrul yang kurang disetujui NU. “Tahun ini tidak (diundang) dulu, mungkin tahun depan.”

Lalu bagaimana sikap resmi Kemenag menyikapi persoalan ini? Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag), Ali Rokhmat enggan berkomentar panjang mengenai tak diundangnya Fachrul Razi ke acara Puncak HSN 2019 di Surabaya.

“Peringatan Hari Santri kan untuk bangsa juga, tapi kalau untuk masalah Pak Menag tak diundang bukan urusan kami. Kalau Bapak Menag diundang dan ada waktu pasti hadir. Jadi silakan tanya saja ke panitiannya (Red. PWNU Jatim) ya. Cukup,” ujarnya.

Sementara itu Puncak HSN 2019 NU Jawa Timur dilaksanakan di depan kantor PWNU di Surabaya. Selain sambutan Wapres Ma’ruf, kegiatan juga diisi dengan drum band Akademi Angkatan Laut, seni barongsai dari Masjid Chengho Surabaya serta kirab tongkat asli milik pendiri NU Hasyim Asyari dan Wahab Hasbullah.

Selain itu juga ada penampilan seni Reog dari PCNU Ponorogo, tari Gandrung Santri dari PCNU Banyuwangi, dan Seni Musik Daul dari PCNU Sumenep.

Acara diakhiri dengan makan bersama khas pondok pesantren oleh 10 ribu santri, bersama Ma’ruf Amin, Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan para kepala daerah yang pernah nyantri.

“Ini simbol kesederhanaan dan kebersamaan kaum santri,” kata Gus Salam, putra Kiai Sokhib Bisri, almaghfurlah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya