JANGGUT menjadi salah satu daya tarik bagi laki-laki. Banyak wanita di luar sana yang memilih pria berjanggut sebagai tipe ideal mereka.
Seputar pria berjanggut juga dikaji dalam Islam. Janggut merupakan salah satu fithrah atau perhiasan bagi laki-laki, seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut;
عَشْرٌ مِنْ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ وَالسِّوَاكُ وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ وَقَصُّ الْأَظْفَارِ..
“Sepuluh perkara yang termasuk fithrah: Memotong kumis, memelihara janggut, bersiwak, memasukkan air ke dalam hidung, memotong kuku….” (HR. Muslim)
Ulama menyebutkan bahwa janggut adalah perhiasan bagi laki-laki, artinya jika laki-laki memiliki janggut, maka ia lebih terlihat jantan, gagah dan lebih maskulin.
Al-Gazali berkata,
فإن اللحية زينة الرجال …وبها يتميز الرجال عن النساء
“Sesungguhnya janggut adalah perhiasan para lelaki… dengan janggut akan terbedakan antara laki-laki dan wanita” (Ihyaa ‘Uluumid-Diin 2/257).

Ilustrasi. Foto: Istimewa
Selain janggut menjadi fitrah bagi laki-laki, ternyata para kaum hawa menyukai penampilan laki-laki yang berjanggut. Itulah alasan mengapa mengenakan janggut telah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir.
Wanita menilai pria berjanggut lebih tampan sehingga meningkatkan peluang lelaku berjanggut untuk menemukan pasangan hidup lebih cepat. Belum lagi fakta bahwa janggut membantu pria menonjol dari kerumunan.