Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atta Halilintar Diduga Lecehkan Gerakan Salat, Ini Ayat Alquran tentang Mengolok-olok

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 15 November 2019 |08:08 WIB
Atta Halilintar Diduga Lecehkan Gerakan Salat, Ini Ayat Alquran tentang Mengolok-olok
Foto: Instagaram @attahalilintar
A
A
A

ATTA Halilintar yang dikenal sebagai Youtuber kondang dilaporkan ke polisi karena diduga melecehkan gerakan salat. Kuasa hukum Ruhimat sebagai pelapor, Firdaus Owiobo menjelaskan bahwa dugaan penistaan agama tersebut terdapat pada salah satu konten YouTube.

“Teriak sambil dorong-dorongan. Itu tidak masuk persyaratan, kriteria atau adab dalam salat,” ujarnya Lalu bagaimana pandangan Islam tentang kasus Atta Halilintar ini?

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin menjelaskan, hal utama yang harus dilakukan adalah tabayun lebih dulu.

"Yang harus kita tegaskan secara langsung adalah benarkah dia berbuat seperti potongan video tersebut, mempermainkan salat dengan gerakan dan bacaan yang sangat tidak sesuai tuntunan solat yang diajarkan sesuai ajaran Nabi Muhammad," katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Foto: Istimewa

Allah SWT berfirman,

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

“Dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku” (Thaha:14).

Sejatinya, tambah Ustadz Ainul, salat adalah perintah Allah dan merupakan bagian dari tiang agama. Jika yang dilakukan Atta Halilintar benar mengolok-olok gerakan salat, maka itu adalah perbuatan yang tidak pantas.

Terlebih, Atta adalah seseorang yang terkenal. Semua perilakunya akan ditiru banyak orang, dan jika melakukan akhlak tidak terpuji ketika salat maka akan mempermainkan salatnya juga.

"Sungguh sangat tidak pantas, jika seorang panutan bagi kaum muda, yang notabenenya adalah idola, menjadikan dirinya jatuh pada hal yang kurang terpuji, dengan mempermainkan salat dengan gerakan atau ucapan yang lepas dari sahnya salat, bahkan malah cenderung tidak menghargai wilayah suci Ini," papanya.

Allah berfirman,

وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ. لاَ تَعْتَذِرُواْ قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

"Jika kamu menanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, ‘Sungguh, kami hanyalah bersenda-gurau dan bermain-main.’ Katakanlah, ‘Apakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kalian selalu mengolok-olok?’ Kalian tidak usah meminta maaf karena kalian menjadi kafir sesudah beriman…."(QS. At-Taubah: 65-66)

Kemudian, Ainul mengimbau, jangan sampai seorang influencer yang harusnya menjadi uswah Hasanah, mendorong pemuda-pemudi berlomba-lomba berbuat positif dan bermanfaat, malah menggiring opini negatif lewat hal yang mengundang provokatif.

"Jangan sampai mengejar popularitas dan follower lalu menjadikan hal yang suci dalam ibadah Salat jadi mainan dan viral untuk tujuan tertentu" katanya.

Setiap sesuatu perkara tergantung pada maksudnya, tujuannya, jika memang itu adalah niatan menjadikan salat sebagai candaan, kata Ainul, maka segeralah bertaubat dan beristighfar sebanyak-banyaknya.

Dan Ustadz Ainul berharap supaya Atta tidak mengulang persoalan serupa pada masa mendatang, dan jangan berbuat nekat yang justru menjadikan diri terjerumus pada persoalan hukum dan melukai hati umat.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement