nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Senjata Rasulullah Bangun Masyarakat di Madinah, Kelembutan dan Kasih sayang

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 16 November 2019 04:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 15 614 2130493 senjata-rasulullah-bangun-masyarakat-di-madinah-kelembutan-dan-kasih-sayang-rZSAnLQvFQ.jpg Rasulullah membangun Madinah (Foto: Durood)

Pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo KH. Agoes Ali Masyhuri yang akrab disapa Gus Ali mengatakan, saat ini banyak orang kehilangan dirinya sendiri alias tidak percaya diri. Orang seperti ini pembawaannya selalu mengeluh di setiap situasi hidupnya. Sikap ini sangat bertolak belakang dengan pribadi Rasulullah SAW.

"Sesungguhnya tidak ada gubahan sastra ataupun susunan kata yang bisa dibuat untuk menggambarkan keagungan Rasulullah SAW," ujar Gus Ali beberapa waktu lalu.

 Membangun madinah

Selain itu, ujar dia, Rasulullah SAW adalah satu-satunya pemimpin yang mampu mewujudkan tatanan masyarakat yang sejuk, aman, tentram, sejahtera, harmonis, adil, makmur. Contohnya saat beliau membangun masyarakat di Madinah.

Kiai asal Sidoarjo ini kemudian mengungkapkan, senjata yang digunakan Rasulullah dalam membangun tatanan masyarakat di Madinah waktu itu adalah kesenangannya menyebar kelembutan dan kasih sayang terhadap seluruh masyarakat.

Beliau tidak memandang segala perbedaan yang ada sebagai masalah.

"Rasulullah itu tidak pernah menyalah-nyalahkan orang, tidak pernah mengkafir-kafirkan umat lain. Ingat itu," kata Gus Ali.

Menurutnya, seharusnya dakwah itu seperti senar gitar. Jika terlalu kencang akan putus, sebaliknya jika terlalu kendur akan fals dan mudah lepas. Dakwah harus mampu menjadi harmoni.

Seperti dilansir dari website Laduni, dalam kesempatan itu Gus Ali juga mengatakan, saat ini militansi warga NU dalam berjamaah masih terbatas dalam amaliah-amaliah ibadah saja, seperti tahlilan, istighosah, dan lainnya. Namun belum banyak menyentuh urusan sosial duniawi.

"Jika semangat militansi berjamaah ini juga menyentuh sisi sosial, maka tidak akan ada umat yang mengalami kesulitan ekonomi," katanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini