Seorang sarjana Muslim Amerika termuka, Sheikh Yasir Qadhi, melakukan perjalanan khusus ke salah satu peradaban paling bersejarah dan kuno di dunia. Ia mengunjungi Masjid Agung Xi'an, yang dikenal sebagai masjid terbesar dan tertua di China.
Dalam video YouTube nya, Dr. Qadhi berkeliling ke tempat ibadah aktif di Xi’an Muslim Quarter. Kompleks halamannya juga merupakan tempat wisata yang populer. Mayoritas masjid dibangun pada awal dinasti Ming, termasuk masjid agung ini.

Dibangun sepenuhnya dari kayu, masjid ini dihiasi kalifgrafi Alquran yang diukir di dinding kayunya beserta dengan terjemahan bahasa China. Hal menakjubkan itu menjadikan masjid Xi'an salah satu masjid unik di dunia.
Masjid Xi'an memiliki 30 panel dan setiap panel memiliki satu 'para' atau 'juz' tertulis di atasnya dan terdapat terjemahan bahasa Mandarin di bawah setiap panel.

Masjid yang berusia 700 tahun itu sekarang menampung lebih dari dua puluh bangunan di lima halamannya dan mencakup 12.000 meter persegi.

Menurut perkiraan terbaru, muslim adalah kelompok minoritas di China , mewakili antara 0,45% hingga 2,8% dari total populasi. Muslim telah berada di China selama 1.400 tahun terakhir interaksi terus-menerus dengan masyarakat China .
(Dinno Baskoro)