Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bayi-Bayi yang Pernah Bicara, Nomor 4 Penyelamat Nabi Yusuf

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Kamis, 21 November 2019 |10:32 WIB
Bayi-Bayi yang Pernah Bicara, Nomor 4 Penyelamat Nabi Yusuf
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
A
A
A

Kelima, bayi Masyithah saat Masyithah sendiri akan dilemparkan ke dalam wajan panas. Dikisahkan, Masyithah adalah juru sisir anak Fir‘aun yang beriman kepada Allah. Suatu ketika, keimanannya diketahui oleh Raja Mesir itu. Dia pun geram dan kemudian menyiapkan hukuman untuknya.

Namun, Masyithah tak gentar walau diri dan anak-anaknya harus dimasukkan ke dalam wajan yang sudah dipanaskan. Allah pun meneguhkan keyakinan Masyithah melalui anak bayinya. Dia tunjukkan satu kuasa-Nya, Dia berikan kemampuan bicara kepada sang bayi, sehingga mampu mempertebal dan meneguhkan keimanan Masyithah. Kala itu, sang bayi yang belum saatnya bicara, tiba-tiba buka suara, “Wahai ibu, masukkanlah dirimu. Sebab, siksa dunia lebih ringan dari siksa akhirat.” Demikian berdasarkan hadis riwayat Ahmad.

Keenam, bayi seorang ibu di tengah Ashabul Ukhdzudz. Ukhdud sendiri adalah celah besar memanjang di tanah seperti parit. Jadi Ashabul Ukhdud adalah orang-orang yang membuat parit. Di dalamnya mereka menyalakan api untuk membakar orang-orang yang beriman kepada Allah.

Di antara yang akan dilemparkan ke dalam parit yang menyala itu seorang ibu yang membawa bayinya. Sang ibu sempat menunda dirinya masuk ke dalam parit. Namun, bayinya segera meyakinkan, “Wahai ibunda, bersabarlah, sebab engkau berada di jalan kebenaran.” Demikian yang diriwayatkan oleh Muslim.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement