"Studi tersebut membutuhkan beberapa tahun untuk dilaksanakan dengan revisi dan pemeriksaan yang cermat untuk memastikan bahwa masjid tertinggi ini mampu menahan hempasan angin, perubahan suhu, dan gempa bumi,” terang Anas.
Oleh karena itu, ujar Anas, diputuskan bahwa kerangka struktural besi yang paling cocok digunakan adalah kerangka besi yang lebih ringan dan fleksibel untuk ketinggian bangunan tersebut.
(Dyah Ratna Meta Novia)