nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PAUD Disebut Terpapar Radikalisme, 'Aisyiyah Angkat Bicara

Senin 02 Desember 2019 15:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 02 614 2136946 paud-disebut-terpapar-radikalisme-aisyiyah-angkat-bicara-e0vL2eDG0R.jpg Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah. dok.Muhammadiyah

ORGANISASI wanita Muhammadiyah, 'Aisyiyah, angkat bicara soal pernyataan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin tentang sebagian Pendidikan Anak 0Usia Dini (PAUD) diduga terpapar radikalisme. Pernyataan tersebut dinilai bisa berdampak luas.

"Pernyataan yang demikian (red. soal radikalisme) bisa jadi menimbulkan prasangka yang membuat pengelola dan guru-guru PAUD tidak nyaman dan akan berdampak negatif bagi penyelenggaraan PAUD di Indonesia," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini sebagaimana dilansir dari laman resmi Muhammadiyah pada Senin (2/12/2019).

Ia menyarankan sebaiknya para pejabat lebih arif dan bijaksana dalam memberikan pernyataan. Perlu diketahui juga oleh pejabat, sangat banyak guru-guru dan pengelola PAUD berkhidmat sebagai relawan dengan ikhlas demi mencintai anak Indonesia.

"Manakala ada kasus radikalisme mestinya disikapi dan diambil langkah kehati-hatian yang tinggi agar lembaga pendidikan seperti PAUD tidak menjadi sasaran dan pandangan yang negatif yang merugikan kepentingan dunia pendidikan di Indonesia," ucap Noordjannah.

Ia menambahkan, jumlah PAUD di Indonesia mencapai puluhan ribu, bahkan 'Aisyiyah memiliki sekira 20 ribu yang sudah berlangsung satu abad merintis pendidikan usia dini.

"PAUD 'Asisyiyah dan tentu juga PAUD pada umumnya mengajarkan nilai-nilai keislaman, keagamaan, dan kebangsaan yang luhur serta tidak mengajarkan radikalisme. PAUD 'Aisyiyah mengajarkan ber-Islam wasathiyah sejak dini sesuai pandangan Muhammadiyah agar kelak menjadi anak-anak yang terdidik, cerdas, dan berakhlak mulia," tutur Noordjannah.

Ia mengatakan, perlu keseksamaan tenang PAUD mana yang terpapar radikalisme, apakah PAUD yang dikelola pemerintah, swasta, serta bagaimana batasan radikalisme tersebut agar tidak tergeneralisasi.

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini