ORGANISASI wanita Muhammadiyah, 'Aisyiyah, angkat bicara soal pernyataan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin tentang sebagian Pendidikan Anak 0Usia Dini (PAUD) diduga terpapar radikalisme. Pernyataan tersebut dinilai bisa berdampak luas.
"Pernyataan yang demikian (red. soal radikalisme) bisa jadi menimbulkan prasangka yang membuat pengelola dan guru-guru PAUD tidak nyaman dan akan berdampak negatif bagi penyelenggaraan PAUD di Indonesia," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini sebagaimana dilansir dari laman resmi Muhammadiyah pada Senin (2/12/2019).
Ia menyarankan sebaiknya para pejabat lebih arif dan bijaksana dalam memberikan pernyataan. Perlu diketahui juga oleh pejabat, sangat banyak guru-guru dan pengelola PAUD berkhidmat sebagai relawan dengan ikhlas demi mencintai anak Indonesia.
"Manakala ada kasus radikalisme mestinya disikapi dan diambil langkah kehati-hatian yang tinggi agar lembaga pendidikan seperti PAUD tidak menjadi sasaran dan pandangan yang negatif yang merugikan kepentingan dunia pendidikan di Indonesia," ucap Noordjannah.