"Hai, kenapa kamu mengambil ikan milikku tanpa izin?" tegur kiai.
Alih-alih lari. Si santri tersebut tanpa takut mendekati kiai dan berkata, "Bukankah kiai yang mengajarkan ayat lillahi ma fi as-samawati wa ma fial-ardhi, semua ini milik Allah. Jadi bukan milik kiai!"
Mendengar jawaban santrinya yang sontoloyo tersebut si kiai terdiam membisu. Di hatinya berkata senjata makan tuah nih.
Kemudian kiai berkata, "Ya, Nak. Itu ikan milik Allah, tapi ya jangan ikan yang besar!"
Mendengar cerita Gus Dur semua tertawa ngakak
(Dyah Ratna Meta Novia)