Keempat, Allah meng-hujjah kaum papa dan orang-orang fakir dengan Nabi Isa ‘alaihissalam. Diketahui, Nabi Isa ‘alaihissalam ialah hamba yang paling fakir di muka bumi. Saking fakirnya, beliau tak memiliki harta sedikit pun. Bahkan istri dan tempat tinggal pun tidak punya.
Kelak di akhirat, Allah akan bertanya kepada orang-orang fakir yang lalai beribadah, “Mengapa semasa di dunia, kalian tidak beribadah?” Mereka menjawab, “Kami repot dengan kekurangan dan kefakiran, ya Allah. Sehingga tak sempat beribadah.” Namun, Allah menghujjah mereka, “Tahulah kalian hamba-Ku Isa yang paling fakir di muka bumi? Saking miskinnya, dia tak punya harta sedikit pun. Begitu pula istri dan kediaman. Namun, dia tetap beribadah dan tak melalaikan perintah.”
Itulah empat sosok yang dijadikan hujjah oleh Allah di hadapan hamba-hamba-Nya, sebagaimana yang disarikan dari kitab Nasha’ih al-‘Ibad karya Syekh Nawawi (Lihat: Nashaih al-‘Ibad, [Beirut: Darul Kitab al-Islami], tanpa tahun, hal. 24). Wallahu a’lam. Demikian dilansir dari laman resmi Nahdatul Ulama (NU) pada Kamis (12/12/2019).
(Abu Sahma Pane)