Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, terdapat tiga kelebihan santri jika dibandingkan dengan remaja pada umumnya.
Kelebihan ini disampaikan Menag Fachrul Razi di hadapan ratusan santri Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta. “Seorang santri itu pasti lebih sehat, cerdas, dan amanah,” ujarnya, Kamis (12/12/2019).

Menurut Menag Fachrul Razi, santri disebut lebih sehat dibanding yang lain sebab sudah terbiasa bangun subuh. “Dengan bangun waktu subuh, bahkan sebelumnya, maka santri menghirup udara yang masih bersih. Dan ini menyehatkan,” terangnya seraya membandingkan remaja yang lain mungkin masih di dalam pelukan hangat selimut.
Kedua, disebut cerdas karena santri tidak hanya belajar ilmu agama, tapi juga ilmu umum, bahasa, sosial dan lainnya.
Ketiga, lanjut Menag Fachrul Razi, seorang santri itu lebih amanah. “Sebab santri pasti menjaga amanah dari orangtua dan menjaga amanah dari kyai. Termasuk amanah dari para pahlawan.
"Santri juga menjaga amanah dari Allah dengan jalan meningkatkan iman dan takwa,” katanya.
Meski punya berbagai kelebihan, Menag Fachrul Razi juga mengingatkan tantangan santri saat kelak mengarungi kehidupan. “Saya ingatkan para santri bahwa kalian di sini bertemu dengan orang-orang baik. Namun di luar sana bisa ketemu orang jahat. Maka perlu dibentengi dengan moral dan keteguhan sikap,” katanya.
Ia mengilustrasikan, seperti di tentara kalau latihan atau sekolah terlihat menonjol. “Namun begitu dalam operasi langsung down mentalnya,” sebut Menag yang dulu pernah menjabat Gubernur Akademi Militer itu.