Pemerintah Arab Saudi rupanya memang sudah mulai melonggar dengan aturan berpakaiannya yang dikenal konservatif.
Dulu semua perempuan wajib memakai abaya, namun sekarang Pemerintah Arab Saudi tidak mewajibkan turis asing memakai abaya. Dilansir dari situs FTN News, peraturan tersebut dibuat pada Jumat 27 September 2019. Kelonggaran ini diklaim sebagai supaya mendorong jumlah turis asing yang berkunjung ke Arab Saudi.

Rupanya bukan hanya turis saja yang bebas tak mengenakan abaya di negeri muslim tersebut. Para pelajar asing yang berasal dari berbagai negara juga menikmati hidup di Arab Saudi tanpa memakai abaya.
Pelajar asing dari seluruh dunia yang belajar di Arab Saudi mengaku menikmati pengalaman hidup mereka di Kerajaan Saudi. Bahkan mereka bisa traveling dengan bebas di negara itu.
Seorang pelajar Italia, Elisa Grassi, 23 tahun, mengaku jatuh cinta pada Saudi setelah mengunjungi negara itu tahun lalu. Kala itu ia memenangkan beasiswa dari King Abdullah University for Science and Technology (KAUST)
Seperti dilansir Arab News, Jumat (27/12/2019), Grassi yang saat ini sedang menempuh pendidikan master mengatakan, ia melihat Arab Saudi melakukanreformasi yang signifikan.
"Kita tidak bisa mengingkari kalau kebiasaan masyarakat di sini berbeda dari kebiasaan kami di Eropa. Namun saya juga telah menyaksikan perbedaan besar antara kebiasaan masyarakat lokal tahun lalu dan sekarang," katanya.
Saat berkunjung ke daerah bersejarah Al-Balad di Jeddah, Grassi mengatakan, dia senang menemukan betapa ramahnya orang-orang lokal dan betapa penasaran mereka tentang budaya Italia. Dia juga senang bahwa tidak lagi wajib bagi perempuan untuk mengenakan abaya saat keluar rumah.
Grassi menambahkan, ia mendorong orang-orang untuk berkunjung ke Arab Saudi. Ini dapat mengubah persepsi mereka tentang hal itu. "Visi bersama yang kita miliki di Eropa tentang Timur Tengah sama sekali berbeda," katanya.
Pelajar asing lainnya, Amnita Robles, 27 tahun, mengatakan, ia sering mengunjungi Riyadh dan Jeddah. Pengalamannya tentang kedua kota itu sangat positif.

"Saya menikmati keindahan Laut Merah, menghadiri konser, mengunjungi banyak restoran lezat, pasar, dan banyak lagi," kata Robles.
Dia mendorong keluarganya untuk mengunjunginya di Arab Saudi dan menikmati apa yang ditawarkan. "Saudi merupakan negara cantik yang saya temukan."
Pelajar asal Meksiko, Claudia Ponce, 23 tahun, mengatakan, dengan membawa kamera, ia telah mengunjungi daerah-daerah di wilayah barat seperti Jeddah, Taif, Gurun Khulais, dan bangkai kapal di lepas pantai Yanbu.

Ia dikejutkan oleh perbedaan yang sangat besar antara masing-masing tempat ini, meskipun dekat satu sama lain.
"Itulah keindahan negara ini. Anda dapat menikmati keindahan laut, gurun, bunga, gunung,” kata Ponce.
“Dari semua daerah yang saya kunjungi sejauh ini, Yanbu adalah favorit saya. Rasanya luar biasa dikelilingi oleh ladang bunga di tengah negara yang dianggap sebagai gurun,” ujarnya menambahkan.
(Dyah Ratna Meta Novia)