Ketika ditanya wartawan mengenai rencana jangka panjangnya dalam 5 atau 10 tahun mendatang, Abukaram menjawab, ia membayangkan dirinya tetap bergabung dalam tim olahraga di perguruan tinggi, baik dalam cabang lari maupun sepak bola, olahraga yang ia tekuni sekarang ini.
Abukaram yakin insiden itu memberinya pijakan untuk angkat suara dan membuat peraturan mengenai pengajuan dispensasi semacam itu diubah.
“Mereka mengenakannya karena mereka harus mengenakannya dan mereka suka mengenakannya," kata Abukaram.