Pemintaan Komunitas muslim di Bellevue, negara bagian Washington, Amerika Serikat untuk segera membangun masjidnya telah disetujui oleh pemda setempat.
Komunitas muslim tersebut ingin segera membangun pusat kegiatan keagamaan baru karena masjid mereka terbakar dua kali dalam jangka waktu 14 bulan, yakni Januari 2017 dan awal 2018.
Dua tahun sejak kebakaran pertama pada Januari 2017, komunitas muslim di Bellevue akan segera memiliki masjid. Meskipun mereka harus melalui proses yang panjang untuk membangun masjid baru.

Setelah mengantongi izin bangunan, diaspora Indonesia yang menjadi menjadi jamaah Masjid Bellevue, Tony Suharto dan Gautama Indra Djaya berharap masjid mereka dapat selesai dibangun pada awal tahun 2019. Namun ternyata proses perizinan tidak semudah harapan mereka.
Seperti halnya Tony Suharto yang bekerja di Boeing dan Gautama Indra Djaya yang menjabat sebagai pimpinan anak perusahaan IPTN di Amerika, sebagian besar jamaah masjid atau Islamic Center of Eastside, bekerja di perusahaan teknologi di di wilayah tersebut, seperti Microsoft atau Boeing.
Seperti dilansir dari VOA, Senin (13/1/2019), jamaah masjid yang berdiri tahun 1993 itu juga diaspora dari berbagai negara dengan keukhuwahan yang tinggi.