Dai kondang asal Sulawesi Selatan, Ustadz Das'ad Latif mengingatkan, pentingnya menjaga wudhu bagi umat Islam dalam aktifitas keseharian.
"Biasakan selalu ada wudhu. Ibu-ibu mau ke pasar punya wudhu dulu, adik-adik mau kuliah wudhu dulu, mau ke kantor wudhu dulu, mau pergi gosip juga wudhu dulu," katanya seperti dikutip dari akun instagram @ustadzceramah.
Lebih lanjut, kata Ustadz Das'ad, seseorang yang selalu membiasakan menjaga wudhu-nya setiap hari memiliki keistimewaan atau keutamaan tersendiri. Pertama adalah selalu dicintai oleh Allah SWT.
Innallaha Yuhibbut tawwabin wa yuhibbul muthathahhirin, yakni orang yang menjaga wudhunya maka akan dicintai oleh Allah. Serta, apapun yang diminta, maka Allah pun akan mengabulkannya.
"Orang kalau sudah cinta apapun dikasih, dan kalau orang yang tidak dikasih apa yang kita minta tidak baik. Sudah wudhu yang diminta tidak dikasih? Berarti yang kau minta tidak baik," tuturnya.
Kedua, terhindar dari dosa dan perbuatan maksiat. Hal ini menunjukan, bahwa wudhu akan memelihara setiap orang yang juga menjaga wudhu.
Setelah memahami tentang keutamaan berwudhu, ada baiknya juga kita ketahui sunah-sunahnya. Dilansir dari laman NU Online, Syekh Abu Syuja’ Al-Asfahani menyebutkan ada 10 perkara yang sunah dilakukan dalam berwudhu. Di dalam kitabnya, Matn Ghayah At-Taqrib ia mengatakan:
وسننه عشرة أشياء: التسمية وغسل الكفين قبل إدخالهما الإناء والمضمضة والاستنشاق ومسح الأذنين ظاهرهما وباطنهما بماء جديد وتخليل اللحية الكثة وتخليل أصابع اليدين والرجلين وتقديم اليمنى على اليسرى والطهارة ثلاثا ثلاثا والموالاة
Artinya: "Ada sepuluh sunah dalam berwudhu, yaitu membaca basmalah, membasuk kedua telapak tangan sebelum memasukannya ke dalam tempat air, berkumur, menghirup air ke dalam hidung, mengusap bagian luar dan dalam telinga dengan air yang baru, menyela-nyela rambut jenggot yang tebal, menyela-nyela jari-jari tangan dan kaki, mendahulukan anggota badan yang kanan dari yang kiri, tiga kali basuhan, dan berturut-turut."
(Muhammad Saifullah )