KEMENTERIAN Agama (Kemenag) membentuk tiga tim layanan haji yang akan bertugas khusus di Arab Saudi. Tim tersebut yakni Tim Layanan Akomodasi, Tim Layanan Katering, serta Tim Layanan Transportasi.
Mereka diberangkatkan pada waktu berbeda dan masa kerja berbeda pula. Perwakilan ketiga tim tersebut pun sudah menandatangani pakta integritas.
Di sela penandatanganan tersebut, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar berpesan agar seluruh tim layanan haji di Arab Saudi menjaga integritas selama bertugas.
"Saya harap seluruh tim pelayanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi dapat melaksanakan tanggungjawab dan melaksanakan mekanisme pelayanan sesuai dengan prosedur yang benar dan kita sepakati bersama," ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag pada Kamis (6/2/2020).
Tim juga diminta untuk saling bersinergi dan bekerjasama agar bisa menyiapkan layanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia.
"Jika terdapat perbedaan pendapat itu sah-sah saja. Akan tetapi perlu saya tegaskan kembali jika dalam forum sudah dilakukan kesepakatan maka perbedaan pendapat tersebut sudah tidak perlu dibahas kembali. Semuanya harus menerima setiap kesepakatan yang ada dan melaksanakannya," tegas Nizar.
Ketiga tim layanan haji ini akan segera berangkat dan bekerja di Arab Saudi dalam waktu yang berbeda. Tim Akomodasi akan berangkat mulai 9 Februari dan bertugas selama 60 hari untuk menyiapkan hotel bagi jamaah haji Indonesia.