nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Olimpiade 2020, Jepang Sediakan Masjid Keliling untuk Sambut Muslim

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 17:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 615 2164981 jelang-olimpiade-2020-jepang-sediakan-masjid-keliling-untuk-sambut-muslim-8OwZzZOGBq.jpg Masjid keliling dari truk (Foto: Asia News)

Jepang terus berinovasi untuk menyambut atlet maupun penonton muslim yang akan datang ke negara tersebut untuk menyaksikan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Salah satunya, Jepang membuat masjid keliling sebagai sarana ibadah umat Islam di Negeri Sakura tersebut . Masjid keliling ini akan beroperasi pada Olimpiade 2020 yang dilaksanakan mulai 24 Juli hingga 9 Agustus 2020.

 masjid keliling

Masjid yang dibuat dari truk ini memiliki ruang salat seluas 48 meter persegi. Masjid dari truk ini mampu menampung hingga 50 orang jamaah.

Bagian belakang truk dimodifikasi dan dapat diperlebar dalam hitungan detik. Di kendaraan tersebut juga terdapat papan tanda berbahasa Arab dan keran air untuk berwudhu.

Seperti dilansir dari laman Asia News (7/2/2020), tujuan disediakannya masjid keliling ini guna memberikan kenyamanan untuk para atlet muslim dalam melaksanakan salat. Sebab di Jepang, jarak masjid dengan pusat-pusat olimpiade cukup jauh.

Salah satu organisasi di Jepang yang bernama Yasu Project juga akan menyediakan ruang tambahan untuk beribadah.

“Saya ingin para atlet bersaing dengan motivasi terbaik mereka. Selain itu penonton juga senang dan bersorak mendukung atlet,” kata CEO Yasu Project Yasuharu Inoue.

"Saya berharap ini membawa kesadaran bahwa ada banyak orang berbeda di dunia ini dan Jepang akan mengkampanyekan Olimpiade dan Paralimpiade damai yang tidak diskriminatif," lanjut Inoue.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Waseda, kebanyakan muslim di Jepang tinggal di pinggiran Kota Tokyo.

Muslim yang tinggal di Jepang sudah sangat memaklumi kurangnya masjid. Salah satunya Topan Rizki Utraden, pria asal Indonesia yang telah tinggal di Jepang selama 12 tahun.

 masjid keliling

“Sangat sulit untuk menemukan masjid terdekat. Jika Anda berada di kota tidak ada masalah, tetapi jika Anda melakukan perjalanan ke luar Tokyo itu sulit," ungkap Topan.

"Saya pun pernah salat di taman, tetapi orang-orang Jepang menatap saya dengan penuh tanya seperti 'apa yang sedang saya lakukan?'" pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini