Beri Kursi Prioritas ke yang Lebih Membutuhkan, Ini Ganjarannya dalam Islam

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 330 2167325 beri-kursi-prioritas-ke-yang-lebih-membutuhkan-ini-ganjarannya-dalam-islam-xZQiamJMlU.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

PADA era saat ini transportasi umum semakin memadai, dan kendaraan umum mulai menyediakan kursi prioritas untuk ibu hamil, ibu menyusui, orangtua membawa balita, lansia, hingga untuk penyandang disabilitas.

Contoh kendaraan yang memiliki fasilitas seperti itu adalah bus kota Transjakarta dan angkutan massal commuterline (KRL). Namun sayangnya sebagian orang masih egois, yaitu tidak memberikan kursi prioritas kepada orang yang lebih berhak atau lebih membutuhkan.

Lalu bagaimana hukumnya jika memberikan kursi prioritas kepada orang yang lebih membutuhkan Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, meringankan beban dan memudahkan urusan orang lain, ganjarannya adalah pahala. Terlebih mereka yang dibantu adalah lansia atau ibu yang sedang hamil.

“Pertama adalah pahala karena kita menolong dia dari kesusahan dan masyaqot (kesulitan), karenanya orang yang memberikan tempat duduk baginya pahala, sekaligus mendapat kemudahan dalam segala urusan dan perkara hidupnya,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (12/2/2020).

Rasulullah SAW bersabda:

وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ

Artinya: “Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim).

Kedua, pahala atas kasih sayangnya kepada ibu atau wanita hamil tersebut, sebab sudah menghormati dan menghargai mereka sebagai seorang calon Ibu. Sebagaimana dijelaskan di dalam Alquran, Allah berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا

Artinya: “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan”. (QS. al-Ahqaf: 15).

“Amatlah merugi seseorang yang cuek, egois tidak mau sekadar sedekah memberikan tempat duduk bagi para wanita dan ibu hamil didalam KRL. Terlepas apapun kondisinya, ngantuk, capek, seyogyanya, prioritas memberikan tempat duduk itu lebih afdhol,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini