Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Agar Terkabul, Ini Etika Berdoa yang Perlu Dipraktekkan

Novie Fauziah , Jurnalis-Minggu, 16 Februari 2020 |08:00 WIB
Agar Terkabul, Ini Etika Berdoa yang Perlu Dipraktekkan
Etika berdoa (Foto: Bernama)
A
A
A

Setiap hamba harus berdoa supaya harapan-harapannya dikabulkan oleh Allah SWT. Doa juga menjadi upaya mendekatkan diri antara manusia dengan Tuhannya.

Namun manusia karena kelemahannya sering tak mengetahui adab dan etika berdoa. Padahal hal ini sangat penting untuk diketahui.

berdoa

Berikut ini etika berdoa yang perlu kamu praktekkan saat berdoa. Simak ya!

 

1. Memanfaatkan momen mustajab

Etika berdoa yang pertama, yakni kamu bisa memanfaatkan waktu dan momen mustajab untuk berdoa. Waktu mustajab itu antara lain pada Hari Arafah, bulan Ramadhan, Hari Jumat, dan pada waktu sahur atau sepertiga malam. Kemudian saat kamu berada dalam barisan berjuang di jalan Allah, ketika turun hujan, setelah salat fardhu, antara azan dan iqamah, serta ketika sujud.

2. Berdoa dalam keadaan suci

 Biasakan kamu berdoa dalam keadaan suci, menghadap kiblat, dan mengangkat kedua belah tangan ke atas. Usai itu, mengusap wajah ketika selesai berdoa. Pastikan juga kamu tidak mengonsumsi dan memakai barang yang haram.

3. Berdoa dengan penuh harap dan optimisme

Saat berdoa suara tidak terlalu kencang dan tidak terlalu rendah. Lalu berdoalah dengan menundukkan hati, khusyuk, penuh perasaan penuh harap kepada Allah dan optimisme bahwa Allah Maha Pengabul doa.

4. Memulai berdoa dengan berzikir

Seperti dilansir dari website Jatman, mulailah setiap doa dengan berzikir dan memuji Allah SWT serta bersalawat atas Nabi Muhammad SAW. Jangan langsung berdoa. Kemudian tutup doa itu dengan pujian dan salawat kembali.

5. Yakin doa akan dikabulkan Allah

Nyatakanlah doamu dengan tulus dan ikhlas serta yakinlah bahwa doamu akan dikabulkan Allah SWT. Kamu tidak perlu membebani diri dengan berdoa dalam sajak yang indah. Kamu bisa memilih doa dari Alquran dan hadist, para ulama atau dengan redaksimu sendiri. Terus meneruslah berdoa. Ulangilah doamu tiga kali. Jangan putus asa apabila doamu belum terjawab.

6. Dibarengi dengan banyak berbuat amal saleh

Kamu bisa bertawasul dengan Nabi Muhammad dan para Auliya Shalihin. Selain itu, saat berdoa juga dibarengi dengan banyak amal saleh yang kamu perbuat. Misalnya dengan berbakti pada orang tua, memperbanyak puasa, bersedekah, membantu anak yatim, membantu sesama atau banyak membaca Alquran dan salawat.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement