3 Ilmuwan Muslim Ini Berjasa dalam Ilmu Pengetahuan dan Kesehatan

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 614 2171568 3-ilmuwan-muslim-ini-berjasa-dalam-ilmu-pengetahuan-dan-kesehatan-3xJ5xincx4.jpg foto: ilustrasi/Okezone

KEMUDAHAN menjalani hidup di zaman modern ini tak terlepas dari fasilitas-fasilitas yang tersedia. Fasilitas atau benda-benda tersebut diciptakan guna membantu manusia menjalankan akivitas sehari-hari.

Namun tahukah Anda jika terdapat benda-benda yang sejatinya diciptakan oleh ilmuwan muslim? Dilansir dari mvslim.com pada Kamis (20/2/2020), berikut penemuan yang ditemukan oleh ilmuwan muslim.

ist

source: maidparade

1. Alat kebersihan

Iman seorang muslim didasarkan pada kemurnian, dan kebersihan baik dalam bentuk fisik maupun spiritual. Seperti hadis yang berbunyi "Kebersihan adalah sebagian dari iman". Pada abad ke 10, produk yang ditemukan di lemari kamar mandi dan praktik kebersihan dapat bersaing dengan yang kita miliki saat ini. Pada abad ke-13, insinyur yang sama, al-Jazari, menulis sebuah buku yang menggambarkan perangkat mekanik, termasuk mesin "wudhu". Mesin ini mobile, dan dibawa di depan seorang tamu.

Orang-orang Muslim ingin benar-benar bersih dan tidak hanya menyiram diri mereka sendiri dengan air, jadi mereka membuat sabun dengan mencampurkan minyak (biasanya minyak zaitun) dengan "al-qali", zat seperti garam. Ini kemudian direbus untuk mencapai campuran yang tepat, dibiarkan mengeras dan digunakan di hammam, rumah-rumah mandi.

Al-Kindi juga menulis sebuah buku tentang parfum yang disebut "Buku Kimia Parfum dan Distilasi". Ia paling dikenal sebagai filsuf, tetapi juga seorang apoteker, dokter mata, ahli fisika, ahli matematika, ahli geografi, astronom dan ahli kimia. Bukunya berisi lebih dari seratus resep untuk minyak, salep, dan air aromatik. Tradisi kuno pembuatan parfum sudah dimungkinkan oleh para ahli kimia Muslim dan metode penyulingan mereka: mereka menyuling tanaman dan bunga dan membuat parfum dan zat untuk farmasi terapi.

2. Peralatan bedah

Dibalik canggihnya peralatan bedah yang bisa kita lihat saat ini, Abul Qasim Khalaf ibn al-Abbad al-Zahrawi, seorang pria yang dikenal di Barat sebagai Abulcasis Dia menulis al-Tadrif, ensiklopedia medisnya yang mencakup risalah yang disebut "On Surgery" pada abad ke 10.

Memiliki koleksi mengejutkan, dia mempunyai lebih dari dua ratus alat bedah. Menggunakan instrumen untuk operasi adalah konsep revolusioner karena memungkinkan ilmu pengetahuan untuk berubah dari yang spekulatif menjadi sesuatu yang eksperimental.

Ini adalah risalah pertama dalam sejarah kedokteran untuk menggambarkan penggunaan instrumen bedah. Bahkan, desain mereka begitu akurat sehingga mereka hanya memiliki beberapa perubahan dalam satu milenium. Ilustrasi yang dibuat ilmuwan muslim inilah yang menjadi dasar untuk operasi di Eropa.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Universitas

Dalam Alquran, umat Islam diwajibkan untuk mencari ilmu, mengamati dan merenungkan. Fatima al-Fihri, seorang wanita muda yang saleh, ingin memberi komunitas Fez pusat pembelajaran. Seperti beberapa masjid besar, al-Qarawiyin di Fez berkembang menjadi tempat mengajar agama dan diskusi politik. Kemudian secara bertahap Fez memperluas pendidikannya ke semua mata pelajaran, terutama ilmu alam, dan karena itu mendapatkan namanya sebagai salah satu universitas pertama dalam sejarah.

Selain astronomi, ada studi tentang Quran dan teologi, hukum, retorika, penulisan prosa dan ayat, logika, aritmatika, geografi dan kedokteran. Ada juga kursus tata bahasa, sejarah Muslim, dan unsur-unsur kimia dan matematika. Beragam topik dan kualitas pengajarannya menarik para sarjana dan siswa dari seluruh penjuru dunia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya