MASJID Jami Ul-Alfar atau juga dikenal sebagai Masjid Merah merupakan salah satu masjid tua di Kota Kolombo, Sri Lanka.
Dikutip dari laman Lanka pada Sabtu (21/3/2020), Masjid Jami Ul-Alfar dibangun pada 1908 untuk memenuhi kebutuhan beribadah penduduk Arab yang menetap di Kolomba. Desain dan konstruksi masjid tersebut dirancang oleh Habibu Labbe Saibu Labbe.
Habibu menggunakan gambar struktural Indo-Saracenic yang diberikan oleh pedagang India Selatan. Namun ia tetap menyematkan hasil pemikiran sendiri ketika merancang Masjid Jami Ul-Alfar.

Sumber: Zafigo
Salah satu yang paling menonjol dari masjid itu yakni menara yang bentuknya mirip buah delima. Sementara dindingnya dicat dengan warna mera-putih-merah-putih-merah-dan seterusnya. Penyematan warna itu membuat Masjid Jami Ul-Alfar bernuansa permen.
Lebih lanjut, masjid yang selesai dibangun pada 1909 itu memiliki dua lantai yang mampu menampung 1.500 jamaah. Pada 2007 dilakukan renovasi dengan tujuan meningkatkan kapasitasnya menjadi 10.000 jamaah. Hingga saat ini masjid terus memperbarui fasilitasnya.
Sementara bagian ubin juga mendapat sentuhan baru, yaitu diganti dengan desain bergaya abad ke-20. Selain itu dilaporkan rumah Allah tersebut telah memiliki eskalator yang dikhususkan untuk jamaah lanjut usia (lansia) yang ingin sholat di lantai 2.
Meskipun Masjid Merah ini merupakan fasilitas keagamaan Islam, pengunjung dari agama lain diperbolehkan untuk berkunjung.
(Abu Sahma Pane)