Mempraktikkan Ajaran Islam pada Masa Pandemi COVID-19

Ragiel Try Julianto, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 614 2190114 mempraktikkan-ajaran-islam-pada-masa-pandemi-covid-19-1uTnne4WtF.jpg Wabah COVID-19 (Foto: EG 24 News)

Pandemi COVID-19 yang merebak di berbagai negara di dunia belum diketahui kapan akan berakhir. Ini memaksa masyarakat untuk melakukan social distancing.

Masjid-masjid di berbagai belahan dunia sudah menjalankan tanggung jawab seperti menangguhkan salat berjamaah, Salat Jumat, dan pengajian guna mencegah penyebaran COVID-19.

Keputusan masjid-masjid untuk membatalkan salat berjamaah di tengah penularan COVID-19 sejatinya merupakan cara mereka mengikuti ajaran Islam, ajaran Nabi Muhammad SAW tentang karantina.

sterilisasi Masjid

Mengkarantina oran yang sakit agar tak menular kepada orang lain merupakan salah satu ajaran Nabi besar kita Nabi Muhammad SAW. Beliau mengajarkan gagasan karantina hampir 1.400 tahun yang lalu.

Rasulullah SAW bersabda,

"Jika kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu meninggalkannya." (HR Bukhari dan Muslim dari Usamah bin Zaid).

Rasulullah SAW juga bersabda,

"Janganlah yang sakit dicampurbaurkan dengan yang sehat." (HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

Nabi Muhammad sendiri pernah membatalkan salat berjamaah saat terjadi masalah seperti hujan sangat lebat atau banjir. Rasulullah mengajarkan, "Di mana ada potensi bahaya nyata, maka hal itu harus dihilangkan."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Seperti dilansir dari The Star, prinsip-prinsip Islam memberikan panduan dalam situasi yang belum pernah terjadi ini. Konsensus para ulama adalah orang yang sakit atau takut sakit tidak diizinkan menghadiri salat berjamaah.

Para ahli medis selalu mendengungkan, kebersihan dan cuci tangan yang benar sangat penting dalam pertempuran melawan wabah COVID-19. Bagi umat Islam, praktik-praktik membersihkan dan menyucikan diri bukanlah hal baru.

Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad mengajarkan, "Kebersihan adalah sebagian dari iman." Faktanya, Nabi memerintahkan, “Cuci tanganmu setelah kamu bangun. Kamu tidak tahu di mana tanganmu bergerak saat tidur."

Ini semua ajaran Islam yang perlu kita renungkan dan praktikkan dalam menghadapi wabah COVID-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya