Tuntunan Sholat Berjamaah di Rumah, Yuk Simak

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 30 330 2191080 tuntunan-sholat-berjamaah-di-rumah-yuk-simak-wg7GS2kSmf.jpg Sholat berjamaah. Foto: Okezone

DALAM keadaan normal biasanya laki-laki Muslim sholat berjamaah di masjid, namun karena ada pandemi virus corona (COVID-19) maka ibadah tersebut dianjurkan dilaksanakan di rumah.

Guru Fikih Pondok Pesantren Al-Masthuriyah Ustadz Mumu Mudzakir mengatakan, tata cara sholat berjamaah di masjid maupun di rumah adalah sama. "Syarat sahnya juga sama, tidak ada yang membedakan," ujarnya kepada Okezone, Senin (30/3/2020).

Dari Ibnu Umar R.A, Rasulullah SAW bersabda:

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Artinya: "Sholat berjamaah lebih utama dua puluh tujuh derajat daripada sholat sendirian.(HR. Al-Bukhari).

Lebih lanjut, sholat berjamaah terdiri dari imam dan makmum. Namun masing-masing (imam dan makmum|) memiliki aturannya sendiri, seperti dalam mengatur shaf sholat. Berikut ini adalah tata caranya:

Imam:

1. Imam berdiri di barisan paling depan, dan memastikan bahwa sebelum berjamaah dimulai, makmum sudah siap serta shafnya rapi. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَوُّوا صُفُوفَكُمْ، فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ، مِنْ تَمَامِ الصَّلَاةِ»

Artinya: "Dari Anas bin Malik R.A., berkata, Rasulullaah SAW., bersabda: Luruskanlah shaf-shaf kalian semua, karena sesungguhnya meluruskan shaf tersebut merupakan bagian dari sempurnanya sholat" (HR. Muslim).

2. Sebelumnya, imam menunggu adanya iqomah atau qomat sebagai tanda sholat berjamaah akan dimulai.

3. Imam membaca niat, Surah Alquran dan harus membacanya lebih keras agar makmum dapat mendengarnya.

4. Sebagai imam harus hafal dan fasih dalam membaca surah yang akan dilafalkan.

Makmum:

1. Merapikan shaf atau barisan sholat walaupun makmumnya hanya sedikit, misalnya sholat berjamaah di rumah dengan keluarga (istri dan anak-anak).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Membaca surah dengan nada rendah, tidak seperti imam yang harus mengerasakan suaranya. Setelah imam membaca Al Fatihah, lalu makmum menjawan Aamiin (untuk sholat Subuh, Magrib, Isya).

3. Makmum mengikuti gerakan sholat imam, namun tidak mendahului dan memperlambatnya (gerakan). Contohnya, jika sholat subuh berjamaah, ketika imam membaca doa qunut makam makmum harus mengikutinya, walau biasanya tidak pernah (membaca qunut).

4. Ketika imam lupa akan salah satu ayat, maka makmum wajib mengingatkannya dengan mengucapkannya dengan nada sedikit keras agar imam dapat mendengarnya.

5. Kemudian, saat imam tiba-tiba batal sholat maka salah satu makmum harus langsung menggantikannya, yakni dengan maju beberapa langkah ke depan untuk menggantikannya.

"Sedangkan setelah sholat berjamaah membaca wiridan atau zikir dibaca bersama-sama. Dan ketika berdoa makmum cukup mengamininya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya