Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

20 Siswa Tahfidz Qur'an Positif COVID-19, Diduga Terular dari Sang Guru

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 10 April 2020 |08:49 WIB
20 Siswa Tahfidz Qur'an Positif COVID-19, Diduga Terular dari Sang Guru
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
A
A
A

Sebanyak 70 penghafal Al-Qur'an yang merupakan siswa sekolah Tahfidz Qur'an di Jasin, Melaka, Malaysia, dikarantina setelah 20 di antaranya dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Mereka diduga tertular dari sang guru.

Dilansir dari World of Buzz pada Jumat (10/4/2020), Deputi Inspektur OCPD Jasin Mispani Hamdan mengatakan kepada The Star, para siswa Tahfidz Qur'an itu telah dipindahkan ke pusat karantina di kawasan Alor Gajah.

Infeksi itu sendiri ditengarai berasal dari kontak dekat sang guru dengan orang lain saat menghadiri tabligh di wilayah Sri Petaling, Kuala Lumpur. Tabligh di Sri Petaling digelar 23 Maret 2020 dan pesertanya dinyatakan 62 persen positif, tetapi sekarang jumlahnya diyakini sudah berkurang.

Lebih lanjut kasus yang melibatkan 70 siswa Tahfidz Qur'an dinyatakan sebagai cluster ketiga setelah sebelumnya ditemukan cluster kedua yang penularannya berasal dari pasien di Sabah yang kembali dari Italia dan tidak mengikuti protokol karantina.

Diharapkan para siswa yang terinfeksi cepat pulih dan semua yang pernah memiliki kontak dekat dengan pasien positif diminta untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Sebelumnya dikabarkan virus corona atau yang dikenal sebagai COVID-19 merupakan virus yang diduga berasal dari Wuhan, China. Saat ini, penyebaran virus tersebut sudah menjalar ke 212 negara.

Menurut data WHO (World Health Organisation), secara global jumlah pasien COVID-19 mencapai 1.439.516 jiwa, dan 85.711 di antaranya meninggal.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement