BAGI seorang santri, karomah atau ilmu melebihi kemampuan rata-rata manusia menjadi sesuatu yang membuat sang kiai terlihat 'sakti'.
Begitulah yang dialami Kiai Aziz yang dikabarkan punya karomah oleh penduduk desa sekitar pesantrennya, yaitu naik motor tanpa bahan bakar minyak (BBM). Mendengar hal itu, Kang Takim penasaran dan berniat meminta amalan ilmu tersebut.
Setelah beberapa kali ditolak bertemu, Kang Takim tetap menerapkan prinsip man jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sungguh pastilah akan mendapatkannya. Tak sia-sia, ia mendapat restu sang kiai setelah malam ketujuh.
"Begini Kang Takim, untuk menghidupkan mesin ucapkan Bismillah. Untuk melaju gunakan Alhamdulillah. Mengerem ucapkan Astaghfirullah. Oya, kecepatannya hanya boleh dipacu 20 km/jam," ucap Kiai Aziz.
Motor tanpa diisi BBM pun dinyalakan dengan mengucap Bismillah. Mesinnya menyala dilanjutkan dengan ucapan Alhamdulillah, motor langsung melaju.