Tips Hidup Tenang ala Rasulullah

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Senin 20 April 2020 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 20 616 2201795 tips-hidup-tenang-ala-rasulullah-J68RMUU7Pb.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Setiap insan pasti menginginkanhidup dengan hati yang tenang dan tenteram. Bagi umat Islam, bersyukurlah punya junjungan Nabi Muhammad, Rasulullah SAW yang sudah memberikan tips tentang meraih hidup tenang.

Nabi Muhammad mengatakan cara mendapatkan hidup tenang adalah tidak berbohong kepada siapaun. Rasulullah bersabda:

عن أبي محمد الحسن بن علي بن أبي طالب رضي الله عنه عنهما قال حفظت عن رسول الله صلى الله عليه وسلم دع ما يريبك إلى ما لا يريبك فإن الصدق طمأنبنة والكذب ريبة

“Dari kecil saya diajarkan Rasulullah suatu kalimat, yaitu tinggalkan sesuatu yang membuatmu ragu untuk kemudian mengambil sesuatu yang membuatmu tidak ragu atau tenang. Karena kebenaran itu membuat tenang, dan kebohongan itu membuat tidak tenang.”

Jika Rasulullah sudah mengajarkan cara hidup tenang, lantas ada yang mengatakan hidupnya belum tenang, itu karena ia belum sepenuhnya berada pada totalitas kejujuran yang hakiki.

Allah juga menitahkah kepada setiap orang agar bergaul bersama orang-orang jujur sebagaimana firmannya dalam QS at-Taubah ayat 119:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ayat tersebut merupakan perintah Allah agar orang yang beriman selalu senantiasa bersama dan bergabung bersama orang-orang yang jujur dan benar. Selalu bersama orang-orang saleh, baik, dan jujur merupakan jalan pendidikan bagi manusia agar terjauhkan dari jalan yang menyimpang dan sesat.

Dengan begitu hidupnya akan diwarnai dengan amal saleh yang bermanfaat, sehingga hari demi hari pun dilalui dengan tenang.

Sifat jujur sangat erat kaitannya dengan hati nurani. Hati nurani senantiasa mengajak manusia kepada kebaikan dan kejujuran. Namun terkadang insan enggan mengikuti hati nurani dikarenakan lebih mengikuti hawa nafsu.

Demikian dipaparkan Silmi Adawiyah jebolan Pondok Pesantren Walisongo Jombang, sebagaimana dikutip dari laman Tebuireng pada Senin (20/4/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya