Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pilot Cantik AS Ini Ternyata Muslimah yang Taat

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 27 April 2020 |12:12 WIB
Pilot Cantik AS Ini Ternyata Muslimah yang Taat
army.mil
A
A
A

BERBICARA tentang emansipasi wanita, perempuan muslimah ternyata juga banyak yang memiliki prestasi. Salah satunya Leyla Zeinalpour. Terlahir sebagai perempuan muslim, Leyla mempunyai mimpi yang mungkin terdengar asing, mau jadi pilot. Ini sekaligus membuktikan seorang muslimah pun boleh bermimpi apapun itu.

Leyla Zeinalpour lahir dan besar di Iran. Sampai akhirnya pada 2000, ia dan keluarga berimigrasi ke Amerika Serikat untuk kesempatan hidup dan mengenyam pendidikan yang lebih baik.

Singkat cerita, ia berkuliah di Indiana University di Kokomo, Indiana. Tak ingin menjadi beban keluarganya terus dan ingin memulai hidup mandiri, Leyla pun secara tidak sengaja melihat email berjudul 'college money' yang artinya ada uang sampingan yang bisa ia ambil dari email tersebut.

Benar saja, email tersebut mengarahkan dia ke perekrutan U.S. Army Reserve. Tanpa basa-basi, Leyla pun mengiyakan ajakan itu dan petualangannya pun dimulai dari sini.

ist

(army.mil)

Awal perjuangan Leyla menjadi tentara

Leyla pertama kali mendaftar di Angkatan Darat Amerika Serikat sebagai 92A (Spesialis Logistik Otomatis). Kemudian, pengalamannya bertambah setelah diangkat menjadi perwira penerbangan setelah menyelesaikan Korps Pelatihan Petugas Cadangan (ROTC) di University-Purdue University of Indianapolis.

Sejak datang ke Amerika Serikat, Leyla tak menyangka kalau bisa menjadi bagian dari Angkatan Darat. Jalan hidupnya ini sempat membuat kedua orangtuanya kaget.

"Saya bertekad untuk mendapatkan pendidikan di AS dan dunia militer memungkinkan itu. Dengan lolosnya saya di dunia ini, saya sangat berterima kasih pada semuanya, termasuk Tuhan, karena dengan ini saya bisa membantu dan merawat keluarga saya," ujarnya seperti dilansir army mil, Senin (27/4/2020).

Menjadi bagian dari Amry Reserve AS lebih dari sekadar cukup bagi Leyla. Ia mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman selama di Angkatan Darat. Pelajaran yang luar biasa ia dapat antara lain menjadi seorang pemimpin yang kompeten, cakap, terlatih, dan siap menyelesaikan segala masalah.

Sebagai seorang imigran, tantangan yang harus ia hadapi cukup rumit, hal mendasar adalah bahasa, adat istiadat budaya. Namun, masalah itu mulai bisa diatasi, terlebih pada 2003, ia masuk ke dunia militer yang ternyata menerimanya dengan sangat terbuka.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement