Lebih lanjut, kata ustadz Agustin, meski tidak makan dan minum saat sahur namun masih bisa membaca niat puasa Ramadhan, yaitu:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma ghadin an’adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita’ala
Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
"Telat niat karena kesiangan sahur, niatlah saat dia ingat dan sah puasanya," ucapnya.
Namun lebih baik niat puasa Ramadhan disiasati sejak malam hari, atau sebelum tidur. Hal ini dikarenakan jika terlambat sahur, maka sudah membaca niat sebelumnya.
(Dewi Kurniasari)