Puasa Sufi yang Ekstrem, Tidak Sahur dan Berzikir Semalaman

Mohammad Saifulloh, Jurnalis · Sabtu 02 Mei 2020 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 02 614 2208162 puasa-sufi-yang-ekstrem-tidak-sahur-dan-berzikir-semalaman-FLA7Id5XJw.jpg Kalimat Syahadat (Foto: Okezone)

MENDENGAR dan melihat perilaku penganut tasawuf atau kaum sufi ketika berpuasa terkesan suatu hal yang ekstrem. Mereka sejatinya cenderung mencontoh khalwat Rasulullah di Gua Hira setiap bulan Ramadhan tiba.

Seperti dikutip dari H.M. Sismono dalam buku Puasa pada Umat-Umat Dulu dan Sekarang, puasa kaum sufi tidak cukup hanya dilakukan saat Ramadhan. Mereka tak pernah puas tanpa melaksanakan puasa-puasa sunnah seperti ajaran Rasulullah.

Motif melaksanakan berbagai jenis puasa tadi untuk mendapatkan kepuasan batin, kejernihan pikiran, dan terbukanya pintu hati agar langsung mampu menerawang alam rohani (gaib) hingga tembus ke alam ketuhanan (ilahiyat). Puasa menurut mereka agar bisa membuka tirai (kasyaf) antara alam manusia (nasut) dengan alam malaikat (malakut) atau alam ketuhanan (lahut).

Salah seorang tokoh sufi terkenal, Junaid al-Baghdadi berkata,"Kami mengambil tasawuf bukan dari pendapat orang, tetapi kami ambil dari hasil menahan lapar dan meninggalkan kecintaan kepada dunia, meninggalkan kebiasaan sehari-hari, mengikuti segala yang diperintahkan dan meninggalkan segala yang dilarang."

Menahan lapar bagi kaum sufi baru sebagian dari ketaatan lahiriah (syariat). Sebab, lanjut Junaid, makan dan minum berlebihan bukan saja merusak badan, tetapi juga merusak jiwa. Orang sedemikian niscaya tidak akan dapat membedakan antara yang baik dan buruk, terpuji dan tercela, serta lainnya.

Seperti saat Ramadhan, mereka sering tidak makan sahur dan tidak tidur semalam suntuk. Mereka asyik berzikir, wirid, tawajuh, tajalli, dan sebagainya. Mereka berubah menjadi seseorang yang rindu ('asyiq) terhadap Allah SWT.

Maka dari itu, seorang sufi sejati yang memerhatikan ketaatan batin tidaklah ingat lagi tentang makanan, minuman, persetubuhan, dan hal duniawi lainnya. Sebab ia telah fana, tenggelam dan larut dalam ibadah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya