Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tauladan dari Rasulullah, Banyak Bekerja Sedikit Bicara

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2020 |09:36 WIB
Tauladan dari Rasulullah, Banyak Bekerja Sedikit Bicara
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
A
A
A

Hadis riwayat Imam Ahmad, Nasa-i dan Ibnu Majah dari Abu Huroiroh RA dan Abu Syuraih al Khaza’i RA, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berbicara yang baik-baik, atau diam!”. Menurut Baginda Nabi, diam itu sebaik-baiknya akhlak. Andai bicara itu seperti perak, maka diam itu seperti emas, begitu menurut sebagian kata-kata orang bijak.

Rasulullah SAW itu lebih banyak bekerja dari pada berbicara, karena orang yang banyak bicara itu (biasanya) sedikit dalam bekerjanya. Rasulullah lebih banyak bermusyawarah dengan para sahabat setianya serta menerima pendapat mereka mulai dari urusan-urusan dunia sampai urusan-urusan strategi politik dan perang.

Seperti ketika Salman al Farisi berpendapat bagaimana membuat parit-parit sebagai jebakan dalam perang Khandaq. Baginda menerima usul sahabat asal Persia itu yang akhirnya dalam perang Khandaq pihak umat Islam menang telak.

Demikian dikutip dari laman Tebuireng pada Selasa (5/5/2020) sebagaimana disampaikan Pengasuh Pesantren Roudlotut Tholibin Kombangan Bangkalan Madura, KH. Fawaid Abdullah.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement