Rasa kemanusiaan di atas perbedaan, baik agama, suku, ekonomi dan lain-lain, yang sering menyelimuti kehidupan. Tentu ini harus disuburkan agar hidup manusia lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Bahkan Islam pun menghendaki kebaikan bagi seluruh manusia. Jika tidak, mana mungkin Khalifah Umar dan para sahabat lainnya mau bersusah-payah untuk menolong sesamanya, meskipun berbeda agama dan suku. Karena pemahaman keislaman sudah sangat mendalam maka sikap tidak membedakan itulah mucul dalam perilaku di kehidupan dunia.
Sikap berbuat baik kepada siapa pun mencerminkan ajaran Islam yang penuh kasih sayang sehingga menghadirkan rahmat bagi seluruh alam.
Demikian dilansir dari laman Suaramuhammadiyah pada Selasa (5/5/2020) sebagaimana dipaparkan Royyan Mahmuda Daulay, jebolan Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
(Abu Sahma Pane)