Menjelajahi Masjid Pertama di Jepang yang Selamat dari Bom Perang Dunia

Dada Sathilla, Jurnalis · Kamis 14 Mei 2020 00:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 615 2213730 menjelajahi-masjid-pertama-di-jepang-yang-selamat-dari-bom-perang-dunia-il2PWBda7N.png Masjid Kobe, Masjid Pertama di Jepang (Foto: Dada Sathilla/Okezone)

Di antara deretan rumah klasik Eropa di distrik Kitano, kota Kobe, Jepang, terdapat sebuah bangunan yang tak berciri khas Eropa sama sekali. Tapi bangunan ini sukses juga menarik perhatian turis yang lewat.

Masjid Kobe atau Kobe Mosque adalah masjid pertama yang dibangun di Jepang sejak tahun 1935. Masjid berminaret dua ini juga telah terbukti kokoh karena selamat dari serangan udara pada perang dunia kedua.

Kota pelabuhan Kobe tak cuma terkenal akan Kobe beef yang rasanya mendunia atau view ciamik lautan di sekitar pelabuhan Kobe. Karena sejarahnya sebagai salah satu kota di Jepang yang pertama kali membuka diri terhadap perdagangan internasional, Kobe berkembang menjadi kota multikural. Kota di wilayah Kansai ini memiliki Chinatown dan juga sebuah distrik pemukiman pedagang dan diplomat Eropa yang disebut distrik Kitano.

(Baca Juga : Mbah Moen Ungkap Perbedaan Istri dan Bidadari, Pria Jomblo Wajib Baca Ini)

Masjid Kobe terletak di salah satu sudut distrik Kitano, di kaki gunung Rokko. Karena distrik Kitano kini telah berkembang sebagai destinasi turis, tak heran bila ada cukup banyak turis yang juga melintasi jalanan tempat masjid Kobe berada.

masjid pertama di Jepang

Gaya bangunannya yang asing, lebih mirip bangunan dari Timur Tengah daripada Jepang atau Eropa tentu menarik perhatian. Masjid Kobe sendiri dibangun dengan gaya Indo-Islamic oleh Jan Josev Svagr, seorang arsitek yang berasal dari Republik Ceko.

Seperti masjid pada umumnya, Masjid Kobe memiliki atap berbentuk kubah dan 2 minaret. Tapi hal yang paling mengagumkan dari masjid ini adalah struktur bangunannya yang sangat kokoh.

Kekokohannya terbukti dengan selamatnya Masjid Kobe dari serangan udara pada perang dunia kedua tahun 1945 serta selamat dari gempa bumi Hanshin tahun 1995. Masjid Kobe dibangun dengan donasi yang dikumpulkan oleh Komite Islam Kobe dari tahun 1928 hingga 1935.

Tak cuma mereka yang hendak sholat yang boleh ke Masjid Kobe, turis juga boleh masuk. Tapi sepatu mesti dilepas. Masjid Kobe terdiri dari 2 lantai. Tempat salat laki-laki berada di depan sedang perempuan berada di atas di bagian belakang.

(Baca Juga : Sobat Ambyar, Ini Mas Kawin yang Paling Dibenci Wanita)

Ada juga ruang untuk belajar membaca Alquran. Bagian dalamnya mirip dengan masjid-masjid yang berada di Indonesia. Tapi karena Masjid Kobe dirawat dengan baik, Masjid terasa bersih dan nyaman. Pengunjung yang masuk namun tidak ikut sholat diharapkan untuk tidak berisik dan tidak mengambil foto di dalam masjid.

Sementara itu di seberang jalan, ada beberapa toko dan swalayan yang menjual bahan makanan dari beberapa negara muslim di dunia seperti dari Indonesia, Turki dan Pakistan. Beberapa restoran dengan label halal juga bisa ditemukan di sekitar Masjid Kobe.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini