Direnovasi, Masjid Istiqlal Baru Bisa Digunakan Akhir Juni

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Sabtu 16 Mei 2020 00:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 16 614 2214880 direnovasi-masjid-istiqlal-baru-bisa-digunakan-akhir-juni-e7L0f8u3wy.jpg

RENOVASI Masjid Istiqlal yang mulai dikerjakan pada Mei 2019 ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan 2020. Namun pandemi virus corona (COVID-19) yang terjadi di Indonesia menyebabkan penyelesaian renovasi ini mundur 1,5 bulan. Progres renovasi Masjid Istiqlal telah mencapai 89% dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2020.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, renovasi masjid terbesar di Asia Tenggara itu dilaksanakan sesuai protokol pencegahan Covid-19.

“Seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam penyelenggaraan jasa konstruksi jangan sampai pekerja konstruksi kita terpapar Covid-19. Masjid Istiqlal juga baru bisa digunakan setelah pandemi COVID-19 berakhir,” ujar Menteri Basuki, dalam keterangannya, Jumat (15/5/2020).

Basuki melanjutkan, lingkup pekerjaan renovasi Masjid Istiqlal meliputi penataan kawasan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, mechanical electrical plumbing (MEP), pekerjaan interior dan signage dengan anggaran sebesar Rp475 miliar.

“Saya minta betul-betul bahwa produk dalam negeri digunakan dalam Renovasi Istiqlal ini, setidaknya pabriknya ada di Indonesia, misalkan AC, furniture hingga lampu gantung," ujarnya.

Masjid ini memiliki luas area kawasan 91.629 meter persegi (tidak termasuk area sungai) dan luas bangunan masjid 80.948 meter persegi yang dapat menampung 200.000 orang. Pekerjaan penataan kawasan meliputi di antaranya adalah pengembalian Axis Monas dan perapihan Zoning Kawasan, perbaikan gerbang.

Sebelumnya, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan, pihaknya tidak akan menggelar pelaksanaan sholat tarawih karena pandemi dan area sekitar masjid belum bersih.

"Sampai hari ini kita belum rencanakan untuk dibuka. Karena masih renovasi total. Jadi berdebu, banyak bahan bangunan dan di samping Corona juga kan," ujar Nasaruddin seperti dikutip Sindonews.

Menurut Nasaruddin, pihaknya akan menaati ketentuan yang berasal dari pemerintah dalam hal ini melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk melaksanakan sholat berjamaah di rumah.

(ful)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini