Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati jika Rezeki Berlimpah tapi Hati Terasa Hampa

Rizka Diputra , Jurnalis-Senin, 01 Juni 2020 |18:04 WIB
Hati-Hati jika Rezeki Berlimpah tapi Hati Terasa Hampa
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Dengan mengingat Allah kita telah membuktikan bahwa kita memiliki adanya rasa suka dan cinta kepada Allah. Sebab tidak akan ada yang mengamalkannya kecuali jiwa yang dipenuhi rasa suka, dan cinta untuk selalu mengingat dan kembali kepada-Nya.

Lantas, bagaimana kabar orang yang melupakan Allah? Tentu saja tidak akan terbesit sedikitpun untuk merasakan betapa nikmatnya terus mengingat Allah. Padahal mengingat Allah adalah satu hal yang mudah namun berpahala besar. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ قَالُوا بَلَى قَالَ ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Maukah aku beritahukan kepada kalian mengenai amalan kalian yang terbaik, dan yang paling suci di sisi Raja kalian (Allah subhanahu wa ta’ala), paling tinggi derajatnya, serta lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada bertemu dengan musuh kemudian kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal leher kalian?” Mereka berkata: Iya. Beliau berkata: “Dzikrullah (mengingat) Allah ta’ala.” (HR. Tirmidzi -Shahih-).

(Rizka Diputra)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement