Bolehkah Menunda Penguburan Jenazah?

Rizka Diputra, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 330 2228572 bolehkah-menunda-penguburan-jenazah-bcapfyboEY.JPG Proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

MENGURUS jenazah dalam perspektif Islam hukumnya fardhu kifayah. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menganjurkan umatnya untuk mengurus jenazah dan menyegerakan pemakamannya.

Namun, di masyarakat kerap kita jumpai beragam masalah yang membuat prosesi pemandian hingga pemakaman jenazah menjadi tertunda. Lantas bagaimana hukumnya menunda atau mengakhirkan penguburan jenazah?

Baca juga: Intip 4 Potret Aurel Hermansyah Berbalut Hijab

Melansir laman muslim.or.id, terkait pengurusan jenazah, baginda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أَسْرِعُوا بِالْجِنَازَةِ فَإِنْ تَكُ صَالِحَةً فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونَهَا إِلَيْهِ وَإِنْ يَكُ سِوَى ذَلِكَ فَشَرٌّ تَضَعُونَهُ عَنْ رِقَابِكُمْ

Artinya: "Percepatlah kalian dalam membawa jenazah. Jika jenazah itu baik maka kalian telah mendekatkanya pada kebaikan. Jika jenazah itu jelek, maka kalian telah melepaskan dari pundak kalian," (HR. Bukhari).

Ilustrasi

Syaikh Muhammad al-Khatib al-Syirbini dalam kitab Mughni al-Muhtaj ila Ma’rifah Alfazh al-Minhaj melarang kaum muslimin menunda atau mengakhirkan pemakaman mayyit apalagi dengan dalih agar orang yang mensholatkan banyak jumlahnya.

(وَلَا تُؤَخَّرُ) الصَّلَاةُ (لِزِيَادَةِ مُصَلِّينَ) لِلْخَبَرِ الصَّحِيحِ أَسْرِعُوا بِالْجِنَازَةِ وَلَا بَأْسَ بِانْتِظَارِ الْوَلِيِّ عَنْ قُرْبٍ مَا لَمْ يُخْشَ تَغَيُّرُ الْمَيِّتِ

Artinya: “(Dan tidak menunda) pelaksanaan sholat jenazah (karena alasan memperbanyak orang yang mensholati) berdasarkan hadits shahih: ‘Bersegeralah kalian dengan urusan jenazah’. Dan boleh menanti walinya sebentar selama tidak dikhawatirkan perubahan kondisinya.” (Muhammad al-Khatib al-Syirbini, Mughni al-Muhtaj ila Ma’rifah Alfazh al-Minhaj (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah Jilid II, hal. 51).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Berdasarkan hadits Rasulullah jelas sangat tidak dianjurkan untuk menunda penguburan jenazah, kecuali dalam jangka waktu sebentar saja. Misalkan hanya menunggu 1-2 jam untuk alasan tertentu. Jika sampai menunda pemakaman jenazah dalam jangka waktu lama, maka hal itu sudah termasuk kategori zalim terhadap si mayyit.

Menunda pengurusan jenazah sama saja perbuatan yang menyelisihi sunah dan bertentangan dengan perintah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya