Share

10 Adab Muslimin ketika Berada di Pasar atau Mal

Minggu 14 Juni 2020 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 616 2229774 10-adab-muslimin-ketika-berada-di-pasar-atau-mal-yoxLQPco8w.jpg Pembukaan mal di masa PSBB transisi menuju new normal. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

PADA masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi menuju era kenormalan baru (new normal) ini sejumlah pasar, mal, atau pusat perbelanjaan dibuka kembali. Masyarakat secara luas pun diperkirakan memasuki lagi kawasan perniagaan tersebut.

Bagi kaum Muslimin, ada tuntunan tertentu ketika memasuki pasar, mal, atau tempat sejenisnya. Doa dan zikir dapat dilafazkan. Kemudian ada juga etika yang dapat diterapkan saat berada di lokasi tersebut.

Berikut ini rinciannya, sebagaimana dikutip dari Muslimah.or.id, Minggu (14/6/2020):

1. Berdoa kepada Allah Ta'ala ketika masuk ke pasar.

Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa yang masuk ke pasar lalu membaca:

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir.

Artinya: 'Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya-lah kerajaan, dan kepunyaan-Nya-lah segala pujian, Dia yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia Maha Hidup tidak akan mati; di tangan-Nya-lah segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.'

Maka Allah Subhanahu wa ta'ala mencatat sejuta kebaikan baginya, dan menghapus sejuta dosa darinya, dan Dia tinggikan baginya sejuta derajat dan Dia bangunkan satu istana baginya di dalam Surga." (HR Ahmad dan At-Tirmidzi, dinilai hasan oleh Al Albani).

2. Tidak menyaringkan suara.

Di antara sifat kepribadian Rasulullah Shallallaahu ’alaihi wa sallam adalah:

"Bahwasanya Beliau bukanlah seorang yang keras kepala atau keras hati dan bukan pula orang yang suka teriak-teriak di pasar dan juga bukan orang yang membalas keburukan dengan keburukan, akan tetapi ia memaafkan dan mengampuni." (HR Al Bukhari).

3. Menjaga kebersihan pasar.

Pasar tidak boleh dikotori dengan berbagai jenis sampah, sebab hal tersebut dapat melumpuhkan arus jalanan dan menjadi sumber bau yang mengganggu.

4. Memenuhi akad dan janji serta kesepakatan pembeli dan penjual.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

يأيها الذين آمنوا أوفوا بالعقود

Artinya: "Wahai orang-orang beriman, penuhilah akad-akad itu." (QS Al Maidah: 1)

5. Bersikap ramah dan memberikan kemudahan dalam jual-beli.

Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Allah akan belas kasih kepada seorang hamba yang ramah apabila menjual, ramah apabila membeli, dan ramah apabila memberikan keputusan." (HR Al Bukhari).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

6. Jangan mudah mengobral sumpah dalam jual-beli.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam bersabda:

"Hindarilah banyak bersumpah di dalam berjual-beli, karena sumpah itu dapat menghabiskan (barang) kemudian membatalkan (berkahnya)." (HR Muslim)

7. Hindari riba, penimbunan barang, dan segala perbuatan merugikan orang.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam bersabda:

"Allah mengutuk (melaknat) pemakan riba, pemberinya, saksi, dan penulisnya." (HR Ahmad, dishahihkan oleh Al Albani).

Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa sallam juga bersabda:

"Tidak akan menimbun barang kecuali orang yang salah." (HR Muslim)

8. Membersihkan pasar dari segala barang yang haram diperjualbelikan.

9. Menghindari promosi-promosi palsu yang bertujuan menarik pembeli.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam telah melarang najasy (Muttafaq ‘alaih). Najasy adalah semacam promosi palsu.

10. Menundukkan pandangan mata serta menghindar percampurbauran dan berdesak-desakkan dengan lawan jenis.

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ الله خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ ۝ وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

Artinya: "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.' Katakanlah kepada wanita yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, …'." (QS An-Nur: 30–31)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini