2 Ayat dalam Alquran Paling Dicintai Nabi Muhammad dari Seisi Bumi

Senin 15 Juni 2020 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 330 2230114 2-ayat-dalam-alquran-paling-dicintai-nabi-muhammad-dari-seisi-bumi-PsM3EURaAu.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

ALQURAN berisi ayat suci kalamullah yang berisi hikmah. Apa yang ada di dalamnya berisi peristiwa lampau, saat ini bahkan yang belum terjadi. Alquran merupakan mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam yang diwariskan kepada umatnya dan akan dipelihara oleh Allah Subhanahu wata'ala sampai akhir zaman.

Dari total 6.666 ayat yang ada dalam Alquran, ternyata ada ayat-ayat yang paling dicintai Nabi melebihi seisi bumi. Dikisahkan bahwa saat Rasulullah pulang dari Hudaibiyah, para sahabat diliputi kedukaan dan kesedihan. Lalu Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Sungguh, telah diturunkan kepadaku dua ayat yang keduanya lebih baik daripada dunia seluruhnya,".

Ayat yang dimaksud Rasulullah ialah dua ayat dari Surah Al-Fath yang berarti "kemenangan". Surah tersebut membuat Rasulullah dan para sahabatnya lepas dari kesedihan. Rasulullah begitu gembira menerima Surah Al-Fath lantaran di dalamnya terdapat ayat yang mengabarkan kemenangan yang nyata (fathun mubin).

Baca juga: 95 Sukarelawan Dikerahkan Periksa Kesehatan Jamaah Masjid Nabawi

Diriwayatkan dari sahabat 'Umar ibnu Khattab radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah bersabda: "Telah turun kepadaku tadi malam, surah yang lebih aku cintai dari pada dunia dan seisinya. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. Niscaya Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang akan datang,"

Ilustrasi

Berikut dua ayat yang dimaksud:

لِّيَـغۡفِرَ لَكَ اللّٰهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡۢبِكَ وَ مَا تَاَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعۡمَتَهٗ عَلَيۡكَ وَيَهۡدِيَكَ صِرَاطًا مُّسۡتَقِيۡمًا

Artinya: "Agar Allah memberikan ampunan kepadamu (Muhammad) atas dosamu yang lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan menunjukimu ke jalan yang lurus,'" (QS. Al-Fath: 2).

لِّيُدۡخِلَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَالۡمُؤۡمِنٰتِ جَنّٰتٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا وَيُكَفِّرَ عَنۡهُمۡ سَيِّاٰتِهِمۡ‌ؕ وَكَانَ ذٰ لِكَ عِنۡدَ اللّٰهِ فَوۡزًا عَظِيۡمًا

Artinya: "Agar Dia (Allah) memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan Dia akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu menurut Allah suatu keuntungan yang besar,". (QS. Al-Fath: 5).

Baca juga: Panduan Aman Jual-Beli Hewan Kurban di Masa Pandemi Covid-19

Melansir dari laman Sindonews, dalam Tafsir As-Sa'di, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di menjelaskan bahwa Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanadnya yang sampai kepada Anas, bahwa ayat ini turun kepada Nabi saat Beliau pulang dari Hudaibiyah. Sedangkan para sahabat diliputi kesedihan karena dihalangi dari mendatangi kampung halaman mereka.

Beliau Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh, telah diturunkan kepadaku dua ayat yang keduanya lebih baik daripada dunia seluruhnya." Saat Beliau membacakannya, lalu ada seseorang berkata, "Mudah-mudahan hal itu menyenangkanmu wahai Rasulullah, Dia telah menjelaskan kepadamu apa yang Dia lakukan untukmu, lalu apa yang Dia lakukan untuk kami?

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Maka Allah Ta'ala menurunkan ayat setelahnya: "Agar Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan Dia akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu menurut Allah suatu keuntungan yang besar,".

Sungguh keberuntungan besar bagi orang mukmin yang mendapat kemenangan besar dari Allah yakni dihapuskan segala dosa dan kesalahannya hingga dimasukkan Allah ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Inilah nikmat sebenarnya yang Allah anugerahkan kepada kaum mukmin dan muttaqin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya