Panduan Aman Jual-Beli Hewan Kurban di Masa Pandemi Covid-19

Hantoro, Jurnalis · Senin 15 Juni 2020 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 616 2230081 panduan-aman-jual-beli-hewan-kurban-di-masa-pandemi-covid-19-loM7Br12aE.jpg Hewan kurban. (Foto: Dok Okezone/Dede Kurniawan)

HARI raya Idul Adha 10 Zulhijah 1441 Hijriah segera diperingati umat Islam seluruh dunia. Puncak ibadah haji pun dilaksanakan di Tanah Suci. Demikian juga dengan prosesi penyembelihan hewan kurban, baik oleh Muslimin Indonesia maupun dunia.

Mengutip dari Muslim.or.id, Senin (15/6/2020), perintah berkurban bagi umat Islam sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ

Fa ṣalli lirabbika wan-ḥar

Artinya: "Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah." (QS Al Kautsar: 2)

Menyembelih hewan kurban termasuk amal salih yang paling utama. Ibunda Aisyah Radhiyallahu anha menceritakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (kurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Al Hakim dengan sanad sahih, lihat Taudhihul Ahkam, IV/450).

Sementara pelaksanaan ibadah kurban pada tahun ini dipastikan berbeda dari sebelumnya akibat pandemi coronavirus disease (covid-19). Protokol kesehatan wajib diterapkan untuk membuat setiap orang yang melaksanakan ibadah kurban aman dari virus corona.

Mengutip dari laman Kementerian Pertanian, berikut ini hal-hal yang wajib dilaksanakan ketika melaksanakan ibadah kurban di tengah pandemi virus corona:

- Menerapkan segala langkah pencegahan penularan covid-19 di tempat penjualan dan pemotongan hewan kurban.

- Menjaga jarak saat interaksi dalam kegiatan kurban.

- Menghindari perpindahan orang antarwilayah ketika kegiatan kurban.

- Memerhatikan status wilayah tempat kegiatan kurban.

- Edukasi soal bahayanya covid-19 dan proses penularannya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sedangkan panduan aman dalam kegiatan jual-beli hewan kurban ketika masa pandemi virus corona, meliputi panjual dan pembeli, yakni:

- Menjaga jarak fisik antara penjual dan pembeli.

- Penerapan kebersihan personal dan tempat penjualannya.

- Pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

- Melakukan penjualan di tempat yang telah mendapat izin kepala daerah setempat.

- Penjualan hewan kurban harus melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), atau organisasi dan lembaga amil zakat lainnya. Harapannya organisasi ini bisa membantu tata cara penjualan hewan kurban yang meliputi pembatasan waktu, pengaturan tempat penjualan, dan penempatan fasilitas alat kebersihan.

- Penjual hewan kurban harus dilengkapi alat pelindung diri (APD) minimal masker, lengan panjang, dan sarung tangan sekali pakai selama.

- Setiap orang yang masuk ke tempat penjualan diharuskan mencuci tangan terlebih dulu menggunakan sabun atau hand sanitizer.

- Bagi penjual yang berasal dari luar wilayah wajib dalam kondisi sehat dengan melampirkan surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit.

- Setiap tempat penjualan hewan kurban wajib dilengkapi alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan dengan air mengalir, dan tempat pembuangan limbah kotoran hewan yang aman. (han)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya