Mana Lebih Utama, Zikir Secara Sirr atau Mengeraskan Suara?

Rabu 17 Juni 2020 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 330 2231606 mana-lebih-utama-zikir-secara-sirr-atau-mengeraskan-suara-rLxbHZn7Jh.jpg Ilustrasi (Aboutmuslim)

ZIKIR apakah sebaiknya dilakukan secara sirr (mengecilkan suara) atau jihar/jahar (membesarkan suara)? Ini masih terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama. Ada yang membolehkan zikir jahar, ada juga yang tidak membolehkan.

Dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin disebutkan, "sesungguhnya berzikir kepada Allah itu disyariatkan secara lirih (sirr) maupun (lantang/keras) jahr. Nabi telah menggalakkan berzikir dengan kedua cara ini, yakni sirr atau jahr.”

 Baca juga: Kembali Dibuka, Ini 5 Destinasi Wisata Religi di Banda Aceh

Dikutip dari dayahbabussalam.com, laman resmi Pondok Pesantren (Dayah) Babussalam Al-Hanafiyyah, Matangkuli, Aceh Utara, Rabu (17/6/2020), Ustadz Edi Syuhada menjelaskan dalam artikelnya.

Bahwa ulama fiqh menetapkan lebih utama zikir jahar ketimbang zikir sirr jika tidak didasari riya, atau tidak mengganggu orang yang sedang sholat, orang yang sedang baca Qur'an maupun orang tidur.

Menurutnya pendapat itu didasarkan pada dalil hadist sebagai berikut:

1. Hadits sahih Bukhari, wa in zakarani fi mala-in, zakartuhu fi mala-in khairin minhum. Yang dimaksud dengan kata-kata "mala-in" tidak lain adalah jahr.

 

2. Hadits riwayat Imam Baihaqi. Berkata Ibnu Adra' RA. “Aku berjalan bersama Rasulullah SAW di suatu malam, lalu kami mendengar seorang laki-laki sedang berzikir dengan suara keras. Lalu aku (Ibnu Adra') mengatakan kepada Rasul, nampaknya orang ini riya.”

Kata Rasululullah, "Tidak, ia hanya sedang mengadu kepada Allah...”

“Intinya, dibolehkan berzikir secara sirr dan jahr. Silakan kita mau pilih yang mana. Para ulama telah berbeda pendapat, masing-masing punya dalil dan alasan yang kuat, tidak boleh mengklaim pendapat ini benar dan itu salah,” kata Ustadz Edi Syuhada.

“Demikian adab menyikapi perbedaan pendapat dikalangan ulama, membenarkan sebagian ulama dan menyalahkan pendapat sebagian adalah tanda berilmu tapi tidak beradab.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya