Imam al-Bukhari pernah ditinggalkan oleh murid-muridnya di daerah Naisabur karena mereka terpengaruh oleh hasutan seorang ulama yang iri dengan pengajian Imam al-Bukhari yang selalu dibanjiri oleh ribuan murid yang ingin belajar agama darinya.
Imam Ibnu Jarir at-Thabari, ahli tafsir terkenal juga pernah dituduh berpaham Syiah hanya dikarenakan punya pendapat tentang masalah fikih yang kebetulan sama dengan pendapat golongan Syiah.
al-Qadhi Iyadh, ulama besar ahli fiqh dan hadits yang terkenal keluasan ilmunya dan kesalehannya pernah dituduh sebagai penganut Yahudi karena setiap hari Sabtu beliau tidak keluar rumah. Padahal itu disebabkan setiap Sabtu beliau mengarang kitab yang melukiskan keagungan martabat Rasulullah saw yaitu kitab asy Syifa’ bi Huquq al Mushthofa.Tragisnya, tuduhan Yahudi tersebut menyebabkan dirinya dibunuh oleh seseorang yang membencinya.
Baca juga: Zikir yang Diajarkan Jibril, Berfungsi Menarik Rezeki hingga Mengetuk Pintu Surga
Imam Taqiyuddin as Subki, ulama ahli hadits, tafsir, ushulfiqh yang terkenal sebagai pucuk pimpinan madzhab Syafi’i di Mesir pada masanya. Namun beliau berkali-kali difatwa kafir sampai wafatnya.
Syekh Abdul Wahhab asy Sya’rani, ahli fiqh, ushul fiqh, hadits dan tasauf yang dianggap sebagai wali quthub pada masanya, pernah dituduh murtad oleh ulama Mesir gara-gara kitab beliau disisipi kekufuran oleh orang-orang yang dengki kepada beliau.