Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Liga Muslim Dukung Keputusan Arab Saudi Tetap Selenggarakan Haji

Hantoro , Jurnalis-Selasa, 23 Juni 2020 |13:27 WIB
Liga Muslim Dukung Keputusan Arab Saudi Tetap Selenggarakan Haji
Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: Unsplash)
A
A
A

LIGA Muslim Dunia memberikan pernyataan atas nama para ulama di bawah payung Dewan Tertinggi Liga, Dewan Yurisprudensi Islam, dan Dewan Tertinggi Masjid Dunia mendukung langkah-langkah yang diambil Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun 1441 Hijriah/2020 Masehi.

Mereka menyatakan gelaran haji tahun ini dilaksanakan dengan jumlah jamaah sangat terbatas adalah tindakan bijaksana. Pasalnya, pencegahan yang diambil oleh Pemerintah Saudi untuk memberikan keselamatan jiwa-raga jamaah haji tahun ini.

Baca juga: Arab Saudi Putuskan Tetap Adakan Haji 2020 dengan Jamaah Terbatas 

Masjidil Haram. (Foto: AFP)

Baca juga: Haji 2020 Bisa Diikuti Ekspatriat yang Bermukim di Arab Saudi 

"Keadaan darurat pandemi coronavirus (covid-19) merupakan kasus luar biasa yang harus ditangani dengan sangat hati-hati sesuai syariat, dan pertimbangan untuk menjaga keamanan para jamaah," ungkap Sekretaris Jenderal Liga dan Ketua Asosiasi Cendekiawan Muslim Syekh Dr Muhammad bin Abdul Karim Al Issa dalam pernyataan resminya, dikutip dari Saudigazette, Selasa (23/6/2020).

Adanya keterangan resmi itu langsung dilanjutkan pihak Liga Muslim Dunia dengan segera menghubungi sejumlah mufti senior dan cendekiawan dunia Islam.

Para cendekiawan negara-negara tersebut memahami perlunya kebijaksanaan sebagai tindakan pencegahan yang diperlukan, mengingat pandemi covid-19 masih sangat mengancam banyak orang, termasuk jamaah haji.

Seperti dikabarkan, Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah merilis pernyataan resmi terkait keputusan pelaksanaan ibadah haji 1441 Hijriah/2020 Masehi. Mereka memutuskan tetap menyelenggarakan prosesi haji, namun dengan jumlah jamaah yang sangat terbatas.

"Diputuskan bahwa haji untuk tahun ini (1441H/2020M) akan diadakan dengan jumlah jamaah yang sangat terbatas dari berbagai bangsa yang telah tinggal di Arab Saudi akan dapat melaksanakannya," tulis pihak kementerian dalam pernyataan resminya, dikutip dari SPA.

Baca juga: Indonesia Apresiasi Putusan Arab Saudi Gelar Haji 2020 dengan Jamaah Terbatas 

Baca juga: Ini Alasan Arab Saudi Selenggarakan Haji 2020 secara Terbatas 

Diterangkan juga bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan tahapan ibadah haji dilakukan dengan cara yang aman berdasarkan protokol kesehatan pencegahan wabah covid-19.

Kemudian tetap menerapkan semua langkah pencegahan dan protokol jaga jarak sosial yang diperlukan untuk melindungi jamaah haji dari risiko terkait pandemi ini serta sesuai ajaran Islam dalam menjaga keselamatan jiwa-raga manusia.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement