Haji 2021 Batal, Antrean Jamaah di Sumut Jadi 20 Tahun

Hantoro, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 614 2430170 haji-2021-batal-antrean-jamaah-di-sumut-jadi-20-tahun-pHOgY8CS2V.jpg Ilustrasi jamaah haji. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

TAHUN ini Indonesia membatalkan pemberangkatan calon jamaah haji. Dampaknya, waktu antrean di sejumlah daerah jadi lebih lama. Salah satunya di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang menjadi 20 tahun.

Sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Sumatera Utara tercatat mendapat kuota 8.168 jamaah haji. Estimasi masa tunggu selama 20 tahun, jadi jika mendaftar tahun 2021 ini diperkirakan berangkat pada 2041. Adapun jamaah yang sudah mendaftar tercatat sebanyak 152.706 orang.

Baca juga: Hanya untuk 60 Ribu Jamaah, Ini Syarat Haji 2021 

Sebelumnya Pemerintah Indonesia memutuskan tahun ini tidak mengirim calon jamaah haji ke Tanah Suci. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Lama antrean haji di Sumut 2021. (Foto: haji.kemenag.go.id)

Ini menjadi kedua kalinya Indonesia tidak memberangkatkan calon jamaah haji ke Arab Saudi dampak masih mewabahnya covid-19 secara global. Akibatnya, daftar antrean calon jamaah haji pun menjadi bertambah lama.

Baca juga: Haji 2021 Batal, Masa Tunggu di DKI Jakarta Jadi 25 Tahun 

Sementara itu Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi menyebut pemerintah menyiapkan sejumlah langkah supaya antrean haji tidak mengular secara tidak terkendali.

"Pertama, menguatkan regulasi misalnya, regulasi saat ini mengatur batasan usia untuk mendaftar haji 18 tahun. Kemenag juga melarang praktik pemberian dana talangan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk membayar setoran awal jamaah," jelas Khoirizi, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Langkah kedua, lanjut dia, pemerintah terus menyuarakan agar Arab Saudi bisa segera meningkatkan sarana-prasarana di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Hal itu diharapkan dapat diikuti dengan bertambahnya kuota jamaah haji Indonesia.

Baca juga: Ini Dia 5 Provinsi dengan Jumlah Pendaftar Haji 2021 Terbanyak 

"Alhamdulillah pada 2019 Indonesia mendapat tambahan kuota sebesar 10.000 dari Saudi sehingga total kuotanya saat itu menjadi 221.000. Penambahan kuota perlu ditunjang perbaikan sarana. Kami berharap peningkatan sarana, utamanya di Mina, bisa segera dilakukan Saudi," ungkap Khoirizi.

Sementara itu, ia menyebut jamaah haji 2021 yang tertunda keberangkatannya akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada penyelenggaraan haji 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Info grafis pembatalan pemberangkatan calon jamaah haji 2021 Indonesia. (Foto: Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya