Kenapa Islam Jaya di Masa Lalu? Ini Penjelasan Felix Siauw

Jum'at 26 Juni 2020 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 614 2236700 kenapa-islam-jaya-di-masa-lalu-ini-penjelasan-felix-siauw-z9cEz3GaGJ.jpg Ustadz Felix Siauw (Istimewa)

ORANG beriman sudah seharusnya memiliki perbuatan baik, disiplin, jujur, dan giat berusaha. Iman sesungguhnya harus bermanfaat, mengubah kehidupan seseorang jadi lebih baik. Tapi, sekarang kenyataannya banyak yang mengaku beriman, tapi perbuatannya melenceng dari nilai-nilai keimanan.

Pendakwah Ustadz Felix Siauw mengulas soal keimanan dan syahadat sempurna, intisari dari buku karyanya ‘Beyond The Inspiration’. Dia menekankan pentingnya menunjukkan iman yang produktif agar Islam bisa berjaya kembali.

“Kita beriman bukan hanya sebatas keyakinan, tapi keimanan dengan keyakinan yang bisa untuk mengubah hidup kita, menjadi manfaat bagi diri kita untuk senantiasa mencari kehidupan yang lebih baik,” katanya melalui akun Instagramnya @felixsiauw, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Dalil-Dalil tentang Pentingnya Berkurban

Dalam salah satu hadits, Rasulullah mengingatkan kita, bahwa keimanan itu seharusnya bisa membuat perbuatan kita menjadi baik, sebab keimanan kita itu mendorong kita untuk taat, dan taat itu pasti baik.

“Tapi kenyataannya tidak selalu begitu. Negeri yang dominan bukan Muslim, dan jelas tidak beriman kebanyakannya, justru menjadi negeri yang menunjukkan perbuatan yang baik, seperti disiplin, jujur, giat dan lainnya. Justru kaum Muslim yang katanya meyakini hari akhir, meyakini Allah sebagai sumber kebaikan, mencontohkan sikap yang bertentangan dengan keyakinannya, pemalas, ingkar janji, kasar dan sebagainya,” tulis Felix.

Bukan berarti lantas kita mengatakan yang penting baik walau tak beriman. Bukan samasekali. Tapi seharusnya, kebaikan itu lebih layak dimiliki oleh mereka yang beriman, sebagaimana buah yang ranum itu seharusnya justru dimiliki pohon yang kuat akarnya dan tegak batangnya

“Dan hal ini bukannya tidak pernah terjadi, ini pernah dimulai di masa Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, dan dilanjutkan oleh generasi setelahnya, selama 1300 tahun lamanya, Islam memberi yang terbaik bagi peradaban,” lanjut Felix.

“Kaum Muslim menyumbangkan yang terbaik untuk kemanusiaan, sains, ilmu sosial, ilmu terapan, dan lainnya. Kaum Muslim memberi nama dari binatang melata sampai bintang-bintang di langit. Sebab iman mereka produktif, iman mereka sempurna.”

Mudahnya, tulis Felix, konsekuensi iman itu adalah amal salih. Bila belum terkoneksi, bila iman belum berekspresi dalam bentuk kebaikan, apa yang harus kita benahi?

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya