Panitia dan Shohibul Kurban Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan

Kamis 02 Juli 2020 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 614 2240042 panitia-dan-shohibul-kurban-diimbau-patuhi-protokol-kesehatan-TsPjn3xtwd.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

MENJELANG hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban selama masa pandemi Covid-19 jadi perhatian tersendiri. Bagi masyarakat yang memutuskan untuk melakukan penyembelihan hewan kurban diimbau memerhatikan protokol kesehatan, yakni mengenakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak fisik.

Tak hanya saat menyembelih hewan kurban, tetapi juga saat menguliti hewan kurban, pemotongan daging, pencacahan, dan pengemasannya.

“Kalau soal pemotongan hewan kurban sudah diatur Kementerian Agama (Kemenag). Gugus Tugas perannya lebih pada pelaksanaan protokol kesehatan, bukan pelaksanaan pemotongan di mana dan bagaimana, karena semua itu menjadi kewenangan Kemenag. Yang jelas, pemotongan hewan dan pembagian daging kurban tidak boleh menimbulkan kerumunan dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Sekda DIY, K Baskara Aji, dikutip dari laman KRjogja.

Baca juga: Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1441 H Digelar 21 Juli

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan secara ketat menjadi suatu keharusan yang tidak bisa ditawar saat penyembelihan hewan kurban. Salah satu bentuk dari penerapan protokol kesehatan tersebut menjaga jarak dan selalu mengenakan masker.

Selain itu, melaksanakan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan. Dalam panduan juga disebutkan, sistem satu orang satu alat.

“Saya minta jika di daerah itu dilakukan penyembelihan hewan kurban, panitia penyelenggara agar mengatur kepadatan orang, dengan membatasi warga yang hadir di lokasi, hanya panitia dan pihak yang berkurban saja,” pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini