Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebut Pakaian Seksi Picu Pelecehan Seksual, Pendakwah Panen Hujatan

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 09 Juli 2020 |13:38 WIB
Sebut Pakaian Seksi Picu Pelecehan Seksual, Pendakwah Panen Hujatan
Abdallah Roshdy (Identitymageg/Twitter/Middle East Monitor)
A
A
A

SEORANG pendakwah di Mesir, Abdallah Roshdy, menuai kritik keras setelah dalam khotbahnya mengatakan, penyebab utama pelecehan seksual adalah pakaian seksi yang dikenakan perempuan.

Dilansir dari Middle East Monitor, Kamis (9/7/2020), sebelumnya Abdallah Roshdy juga pernah menyampaikan khotbah yang dinilai kontroversial. Ia mengatakan, seorang anak dapat menikah pada usia 9 tahun apabila secara fisik dan psikologis dapat bertahan dalam pernikahan.

Baca juga: Varian Outfit Knit Favorit Hijabers, Ayana Moon hingga Zaskia Sungkar

Dalam salah satu unggahan video di Twitter, Roshdy mengatakan: "Orang bijak memberi nasihat kepada temannya: 'Tolong kunci mobilmu sebelum kamu pergi ke rumahmu, karena jika dibiarkan terbuka, itu bisa dicuri.' Teman 'jeniusnya': 'Oh tidak? Anda membenarkan pencurian itu? "Rupanya, pikiran perlu diaktifkan kembali."

Pernyataan Abdallah Roshdy tentang pakain seksi membuat marah masyarakat, karena hal ini mengingatkan kasus Ahmed Bassem Zaki yang diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada puluhan perempuan di Mesir.

Namun pada kasus tersebut malah perempuan yang disalahkan, karena dianggap sebagai objek yang mengundang laki-laki untuk berbuat tidak senonoh. Kemudian masyarakat menganggap isi khotbah Roshdy malah menyalahkan perempuan, padahal sudah jelas mereka adalah korban.

Sistem hukum di Mesir menegakkan pandangan, bahwa perempuan harus disalahkan atas kejahatan seksual. Beberapa perempuan saat ini dituntut di Mesir setelah muncul di video popular aplikasi TikTok, dan dianggap hal itu dapat mengundang kasus pelecehan seksual.

(Salman Mardira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement