Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Permintaan Hewan Kurban di Bandung Turun Akibat Corona

Rivaldy Maulana Alamsyah , Jurnalis-Kamis, 09 Juli 2020 |17:28 WIB
Permintaan Hewan Kurban di Bandung Turun Akibat Corona
Sapi dijual di pasar hewan kurban, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung (Okezone.com/Rivadly)
A
A
A

BANDUNG – Pasar hewan kurban di pinggir Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat masih sepi pembeli. Pandemi Covid-19 yang memperburuk ekonomi masyarakat diduga jadi pemicu sepinya pembeli hewan kurban meski Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tinggal tiga pekan lagi.

"Dari hari minggu kemarin sampai sekarang masih sedikit konsumen yang datang," ujar Herman (65), seorang penjual hewan kurban di pasar tersebut kepada Okezone, Kamis (9/7/2020).

 Baca juga: 4 Hikmah di Balik Menyembelih Hewan Kurban

Pasar hewan kurban tersebut hadir tiap jelang Hari Raya Idul Adha. Saat ini tersedia 80 sapi, 300 kambing dan domba siap kurban untuk dijual.

Sapi dijual mulai dari Rp19 juta hingga 37 juta per ekor. Sedangkan kambing dan domba harganya mulai dari Rp2,5 juta hingga 5,5 juta.

 

Pantauan Okezone, suasana di pasar hewan tersebut masih sepi. Sejak dibuka pada 6 Juli 2020, peminat yang datang membeli hewan kurban bisa dihitung jari.

Menurut Herman, dalam sehari sekarang hewan kurban hanya laku tiga hingga lima ekor saja. Hal ini turun drastis dibandingkan tahun lalu di mana dua atau tiga pekan menjelang Idul Adha, dalam sehari bisa laku belasan ekor hewan kurban.

Herman menduga virus corona menurunkan minat warga membeli hewan kurban. "Mungkin masih pada takut Covid-19," ujarnya.

(Salman Mardira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement