Amalan Sunah Sebelum Berangkat Kerja, Yuk Dipraktikkan

Selasa 14 Juli 2020 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 616 2245989 amalan-sunah-sebelum-berangkat-kerja-yuk-dipraktikkan-gd0z8kFeYe.jpg Berwudu salah satu amalan sunah sebelum berangkat kerja. (Foto: Shutterstock)

SEORANG mukmin akan dicatat amal salih yang dilakukannya setiap hari, mulai bangun tidur hingga kembali menjelang tidur pada malamnya. Seluruh aktivitas kebaikan tersebut bakal diberi ganjaran pahala oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Adapun amalan yang bisa dijalakan di antaranya sholat tahajud, Sholat Subuh, zikir, tadarus kitab suci Alquran, berdoa, tahmid, bersyukur, hingga tersenyum. Semua amal salih itu dijanjikan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dengan kebaikan di dunia dan akhirat.

Baca juga: Mosaik Hagia Sophia Akan Ditutup ketika Waktu Sholat 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

فَٱسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّى لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَٰمِلٍ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ ۖ بَعْضُكُم مِّنۢ بَعْضٍ ۖ فَٱلَّذِينَ هَاجَرُوا۟ وَأُخْرِجُوا۟ مِن دِيَٰرِهِمْ وَأُوذُوا۟ فِى سَبِيلِى وَقَٰتَلُوا۟ وَقُتِلُوا۟ لَأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ثَوَابًا مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلثَّوَابِ

Artinya: "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain." (QS Ali Imran: 195)

Begitu juga dalam firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Artinya: "Barang siapa yang mengerjakan amal salih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS An-Nahl: 97)

Namun dalam keseharian, manusia seringkali lupa atau terlewatkan melakukan amalan-amalan tersebut. Biasanya bila akan memulai aktivitas harian, setelah Sholat Subuh, langsung bergegas pergi bekerja. Padahal ada amalan yang bila dilakukan oleh Muslim dan muslimah yang akan mendapatkan pahala amal luar biasa dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Dalam buku 'Ensiklopedi Amalan Muslim' yang diterjemahkan dari kitab 'Amalul Muslim fii al-Yaumi wa al-Lailah' karya Syekh Asyraf bin Abdul Masqud dijelaskan ada tiga amalan yang hendaknya dilakukan kaum Muslimin bila hendak keluar untuk bekerja.

Baca juga: Warga dari 160 Negara Daftar Haji Tahun Ini

Berikut ini amalan-amalan tersebut, sebagaimana dikutip dari Sindonews, Selasa (14/7/2020):

1. Berwudu

Ketika akan beraktivitas bekerja, sudah tentu akan bertemu banyak orang. Hal yang cukup penting dilakukan adalah berwudu terlebih dahulu.

Wudu sunahnya dilakukan di rumah, karena cukup mudah dikerjakan daripada di masjid. Apabila mendengar azan, maka akan mudah sekali masuk ke masjid dan melaksanakan sholat sunah.

Pertama, Muslimin juga akan mendapat keutamaan sholat di masjid. Kedua, bakal meraih keutamaan awal waktu. Ketiga, mendapat keutamaan sholat berjamaah.

2. Sholat Dhuha

Apabila telah berwudu lalu, setelah itu melanjutkan dengan sholat dua rakaat setelah wudu, maka waktu itu merupakan waktu sholat yang dianjurkan. Banyak hadis yang mendorong Muslimin untuk melaksanakannya, di antaranya hadis dari Abu Darda Radhiallahu anhu, ia berkata:

أَوْصاني حبيبي بثلاثٍ لنْ أَدَعهنَّ ما عشتُ: بصيامِ ثلاثةِ أيَّامٍ من كلِّ شهرٍ، وصلاةِ الضُّحى، وأنْ لا أنامَ حتى أُوتِرَ

Artinya: "Kekasihku (Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam) mewasiatkan aku untuk tidak meninggalkan tiga perkara selama aku masih hidup: puasa tiga hari di setiap bulan, Sholat Dhuha, dan tidak tidur sampai aku Sholat Witir." (HR Muslim Nomor 722)

Baca juga: Awas, Masuk Makkah Tanpa Izin Selama Musim Haji Didenda Rp38 Juta 

Ilustrasi sholat. (Foto: Freepik)

Hadis yang mirip juga diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, ia berkata:

أَوْصاني خليلي صلَّى اللهُ عليه وسلَّم بثلاثٍ: صيامِ ثلاثةِ أيَّامٍ من كلِّ شهرٍ، وركعتي الضُّحى، وأنْ أُوتِرَ قبل أن أرقُدَ

Artinya: "Kekasihku (Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam) mewasiatkan aku tiga perkara: puasa tiga hari di setiap bulan, dua rakaat Sholat Dhuha, dan Sholat witir sebelum tidur." (HR Bukhari Nomor 1178, Muslim Nomor 721)

Beberapa ulama salaf banyak yang meriwayatkan tentang Sholat Dhuha ini. Soal jumlah rakaat Sholat Dhuha bebas melakukan berapa banyak yang dikehendaki.

Waktu Sholat Dhuha biasanya setelah terbit matahari dan tingginya kira-kira satu tombak sampai tergelincir. Paling utama adalah seperempat siang atau sekira pukul 09.00, sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadis terdahulu, "Salatnya orang-orang yang bertaubat adalah ketika hari mulai panas."

Wallahu A'lam.

Baca juga: Indahnya Berbaik Sangka kepada Allah Ta'ala 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini